alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Siapkan Pasar Sadar Program BPJSTK

MATARAM-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) terus berkreasi. Salah satunya akan coba melahirkan Pasar Sadar Program BPJSTK. “Program ini direncanakan akan digalakkan tahun ini,” kata Kepala Kantor BPJSTK Cabang NTB Sony Suharsono, kemarin (1/5).

Kata dia, untuk mewujudkan program ini perlu bersinergi dengan banyak pihak. Baik itu lintas pengusaha, pekerja, dan pemerintah. Terutama dalam menjamin kesejahteraan semua pekerja. ”Di sinilah fungsi hadirnya BPJSTK,” tuturnya.

BPJSTK memiliki harapan agar perusahaan semakin menyadari tenaga kerja itu aset yang harus dijaga. Sehingga bisa semakin memahami karyawan sebagai penggerak kegiatan ekonomi. ”Dalam hal ini perusahaan harus menjaga sisi kesejahteraan karyawan,” imbuhnya.

Selain itu, BPJSTK ingin mengajak perusahaan terlibat dalam banyak program-program. Misalnya dalam bentuk wadah CSR.

Menyambut Hari Buruh (Mayday 2019) BPJSTK menggelar Seminar Meningkatkan Kesejahteraan dan Loyalitas bagi Para Pekerja. ”Dari kegiatan mayday ini ayo mengawal program BPJSTK di daerah,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB M Agus Patria mengatakan, seminar yang diselenggarakan BPJSTK sangat positif sekali. Karena dapat menumbuhkan kesadaran bagi  semua pihak, baik perusahaan maupun pekerja. ”Jadi diketahui perusahaan punya kewajiban untuk menjamin keselamatan pekerja dari risiko kecelakaan,”ujarnya.

Selain itu, dengan adanya BPJSTK lebih menguntungkan perusahaan, karena tidak perlu mencari biaya yang lebih besar kalau ada hal yang tidak diinginkan. Bagi pekerja bila sudah ada jaminannya, maka akan bekerja lebih tenang. Karena undang-undang mewajibkan, pemerintah menyarankan perusahaan bisa mengikutinya. ”Jadi perusahaan di daerah harus mendaftarkan karyawannya, karena amanat undang-undang,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, BPJSTK menyerahkan santunan kepada karyawan ACE Hardware Indonesia Alm Vira Faroeni ke ahli waris atas nama Rosdiana berupa jaminan kecelakaan kerja Rp  97,27 juta, jaminan hari tua Rp 3,94 juta, dan jaminan pensiun berkala Rp 341 ribu. Selain itu, penyerahan manfaat lainnya berupa jaminan hari tua Rp 154,55 juta kepada karyawan Bank Indonesia I Kt Swardika. (nur/r5/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks