alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

GNI Bentuk Forum Anak Desa Mertak

PRAYA-Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) Lombok membentuk forum anak Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Ini merupakan wadah pengembangan bakat dan minat anak, termasuk untuk pemenuhan hak-hak anak dalam keluarga dan lingkungan. ”Sebagai perwakilan, kami melatih 18 anak,” kata Manager GNI Lombok Denok Sari pada Lombok Post, kemarin (2/5).

Kegiatan dilaksanakan 27-28 April lalu, dipusatkan di D’Max hotel di Desa Penujak, Kecamatan Pujut. Pesertanya bersekolah di SMPN 5 Pujut, SMPN 10 Pujut dan SMKN 2 Pujut. Selama pendidikan dan pelatihan, mereka dibekali cara mewarnai, cara menyusun kata-kata, menggambar, belajar kelompok, bernyanyi hingga bermain.

Harapannya mereka menjadi pelopor bagi desanya. Tak menutup kemungkinan, desa lain datang belajar. Bahkan, bukan tak mungkin mewakili forum anak di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Desa Mertak, ditetapkan pemerintah sebagai desa layak anak. ”Ketua forum anak atas nama Indah Joyanda dari SMKN 2 Pujut, Wakil Ketua Pena Sari dari SMPN 10 Pujut, periode 2019-2020,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, GNI kembali melakukan pendampingan, guna persiapan Hari Anak Nasional Juli mendatang. Kemudian, pendampingan untuk mendapatkan surat keputusan (SK) dari pemerintah Desa Mertak. Diharapkan juga, pemerintah desa mengalokasikan anggaran. ”Kami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih, atas dukungan GNI,” cetus Kepala Dinas P3AP2KB Loteng Lalu Muliardi Yunus, terpisah.(dss/r9/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks