alexametrics
Rabu, 2 Desember 2020
Rabu, 2 Desember 2020

Ini Dia Tiga Keunggulan Kandidat Juara Kampung Sehat NTB dari Loteng

Tiga desa pemenang lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di Lombok Tengah serentak dinilai tim provinsi. Pemkab Loteng pun optimistis, Desa Bilebante, Desa Jango, dan Desa Setanggor akan meraih juara di Bumi Gora. Sebab, bagi Pemkab, tiga jagoan Loteng tersebut punya keunggulan ekslusif yang tak dimiliki desa lain di NTB.

——————————————

 

DESA Bilebante menjadi desa pertama yang dinilai tim provinsi. Desa ini adalah desa wisata percontohan nasional. Telah menerima penghargaan dari Presiden Joko Widodo.

Penjabat Sekda Loteng HL Idham Khalid menyambut langsung tim penilai dari provinsi di Desa Bilebante, Ahad (1/11).

Menurut Idham, Desa Bilebante punya keunggulan. Namun, dua desa lainnya juga memiliki keuanggulan tersendiri yang kata dia, tidak dimiliki desa-desa lain di seluruh kabupaten/kota di NTB.

“Atas dasar itulah kami berikan hadiah berlipat-lipat kepada mereka,” katanya menyinggung hadiah bagi pemenang Lomba Kampung Sehat di Loteng.

Selain uang tunai, desa pemenang menerima hadiah kendaraan roda empat, kendaraan roda tiga, dan sepeda motor. Diharapkan, kendaraan tersebut bisa digunakan sebagai operasional pendukung dalam menyukseskan Kampung Sehat.

“Itulah bentuk apresiasi kami kepada pemenang lomba Kampung Sehat. Semoga tingkat provinsi lebih besar lagi,” harap Idham.

Selain Penjabat Sekda, hadir menyambut tim penilai adalah Wakapolres Loteng Kompol I Ketut Tamiana, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Loteng H Sugonto, Kepala Dikpora Loteng HL Dipta, jajaran Fokopimca Pringgarata, para tuan guru dan tokoh masyarakat.

Ketua tim penilai lomba kampung sehat tingkat provinsi Joko Jumadi mengatakan, ada beberapa poin penilaian yang akan diberikan bagi peserta lomba Kampung Sehat. Di antaranya bidang kelembagaan, bidang kesehatan, bidang sosial ekonomi, dan bidang keamanan.

Sebenarnya, kata Joko, penilaian bagi kampung-kampung sehat di Loteng sudah dilakukan. “Itu kami lakukan secara tertutup. Tanpa pemberitahuan. Kami turun sekarang ini sebatas verifikasi saja,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya berpesan lomba Kampung Sehat ini jangan semata-mata mencari juara saja. Tapi bagaimana menumbuhkan kesadaran warga mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Kemudian, bersama-sama memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Bagaimana pun caranya.

Berikutnya adalah mengajak masyarakat beradaptasi pada kebiasaan baru, atau nurut tatanan baru (NTB), sebagaimana arahan yang seringkali disampaikan Kapolda NTB. “Kita berharap, lewat lomba Kampung Sehat ini, tumbuh dan terbentuk prilaku warga tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” kata pengajar Fakultas Hukum Universitas Mataram tersebut.

Juga tentu saja untuk mendisiplinkan lagi masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya, pemakaian masker. Ke mana-mana dan di mana-mana wajib menggunakannya. Alat pelindung diri tersebut menjadi senjata ampuh mencegah penularan Covid-19. Namun, bukan berarti mengenyampingkan yang lain.

Dalam kesempatan itu, tim juri disuguhkan dengan berbagai aneka kuliner khas. Termasuk kesenian tradisional seperti gamelan cilik, gendang beleq dan tari-tarian khas Sasak. Tim penilai pun menitip pesan agar kearifan lokal dipertahankan dan diperkenalkan ke anak cucu, sehingga tidak punah. (dss/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pegadaian Catat Kinerja Positif Meski Pandemi

”Ini dari jumlah total pembiayaan kedua program kami, yakni gadai dan non gadai,” ujar M Arif Fanany, kepala Departemen Mikro PT Pegadaian Persero Area Ampenan, Selasa (1/12/2020).

STIE AMM Disegel, Pihak Terkait Diingatkan Jangan Korbankan Mahasiswa

”Secara psikologis kan trauma itu (mahasiswa, Red),” kata Pengamat Pendidikan Prof H Mahyuni, saat dikonfirmasi Lombok Post, Selasa (1/12/2020).

Dikbud NTB Semprot Kepala Sekolah, Tak Libatkan KTU Susun RKAS

”Kelihatan ini pada saat kita evakin (evaluasi kinerja, Red),” jelasnya, saat pembukaan rapat koordinasi dan evaluasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik SMA tahap III untuk Pulau Sumbawa, di Senggigi, Senin malam (30/11/2020).

HARUM Jadikan RTH sebagai Pengendali Banjir

Sebagai sebuah wilayah yang berada di hilir sungai Mataram kerap mendapatkan air kiriman dari hulu ketika musim penghujan tiba. Ditambah dengan hujan di Mataram, kiriman air dalam jumlah besar mengakibatkan terjadinya genangan dan banjir.

Menolak Miskin, Pusparini, Tukang Sapu Jalan yang Memilih Keluar dari PKH

Banyak orang kaya bermental miskin. Namun ada juga masyarakat kurang mampu tapi bermental kaya. Pusaparini, warga Lingkungan Karang Anyar Kelurahan Pagesangan Timur salah satunya.

Pemkot Mataram Berencana Gaji 1800 Ketua RT

Rancangan APBD tahun anggaran 2021 telah ditetapkan oleh DPRD Kota Mataram dan eksekutif, kemarin (30/11). Dalam APBD tahun 2021 ini, ada beberapa kebijakan yang dibuat oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh di akhir masa jabatannya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Subsidi Upah, Guru Honorer dapat Rp1,8 Juta

Pemerintah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS yang akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.
Enable Notifications    OK No thanks