alexametrics
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022

Gara-Gara STNK Mobil, Suami di Lombok Tengah Tebas Istri

PRAYA-Sunimah, warga Dusun Bagik Pituk, Desa Pelambik, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah tega menebas istrinya menggunakan parang. Akibatnya sang istri, Juni mengalami luka robek di bagian kepala, dagu sebelah kanan, kedua tangan, dan pelipis mata.

“Sampai 50 jahitan,” beber Kapolres Loteng AKBP Hery Indra Cahyono melalui Kapolsek Praya Barat Daya Iptu Syamsul Bahri, kemarin (1/12).

Dikatakan, peristiwa itu terjadi kemarin pagi pukul 05.30 Wita atau usai salat Subuh. Saat itu korban sedang duduk di teras rumahnya. Kemudian tiba-tiba datang pelaku dari arah belakang dengan membawa parang. Pria 45 tahun itu kemudian menarik tangan korban menuju ke dalam rumah.

“Namun korban berhasil melepaskan diri dari genggaman tangan pelaku. Korban lalu cepat-cepat lari keluar dari rumah,” terang Syamsul.

Kondisi seperti itu membuat pelaku semakin gelap mata hingga mengejar korban dengan kencang. Sayangnya, saat korban lari, korban terjatuh tepat di halaman rumah. Pelaku kemudian dengan cepat menebas korban hingga bersimbah darah. Korban berteriak minta tolong.

“Warga yang mendengar langsung datang dan berusaha melerai. Pelaku pun langsung kabur,” ujar Syamsul.

Warga kemudian melarikan perempuan 48 tahun tersebut ke Puskesmas Darek. Hingga kini korban masih di rawat. “Pelaku sudah diamankan di Polsek Praya Barat Daya,” tandasnya.

Diduga kasus kekerasan dalam rumah tangga tersebut terjadi lantaran pelaku pernah mengirim uang pada korban untuk membeli mobil. Saat itu pelaku, bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Hanya saja, setelah dicek surat-surat kendaraan itu atas nama keluarga dari korban. Bukan atas nama pelaku atau korban. “Mungkin itu menjadi salah satu penyebab terjadinya kekerasan,” papar Syamsul. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks