alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Data Penerima Bantuan Dampak Korona di Loteng Masih Bermasalah

PRAYA-Karut-marutnya data penerima bantuan terdampak covid-19 di Lombok Tengah tidak saja dirasakan pemerintah desa. “Tapi pemerintah kelurahan juga,” kata Lurah Tiwugalih, Kecamatan Praya Lalu Haerul Rizal pada Lombok Post, Kamis (4/6).

Ditempatnya ada beberapa penerima yang sudah meninggal dunia, tapi terdata. Kemudian ditemukan dobel bantuan. Potret semacam itu, membuat pemerintah kelurahan berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan dan keputusan. “Setelah saya telusuri, ada dua orang yang dobel nama,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya meminta bantuan yang sudah diterima dikembalikan. Sedangkan yang meninggal dunia dialihkan ke yang berhak.

Dia menerangkan, total warga miskin di kelurahannya 692 kepala keluarga (kk). Sebanyak 90 kk di antaranya menerima bantuan Jaminan Pengaman Sosial (JPS) Bersatu, 60 kk JPS Gemilang dan sisanya ditutupi melalui bantuan pangan non tunai (BPNT). “Kami mengacu pada basis data terpadu (BDT). Tapi ternyata BTD itu tidak sesuai fakta,” sindir Rizal.

Lurah Leneng HL Muhammad Isnaini juga mengungkapkan hal yang sama. Dia juga menemukan penerima bantuan yang sudah pindah domisili dan bekerja ke luar negeri. “Daripada menjadi masalah dikemudian hari, pemerintah kelurahan mencoret nama-nama yang dimaksud,” ujarnya.

Bantuan akan disalurkan setelah menunggu rekomendasi dari Dinsos Loteng. Karena mereka yang menyerahkan BTD ke pemerintah desa/kelurahan. Di satu sisi, pemerintah desa/kelurahan telah merevisi BTD. Karena yang digunakan data lama. Bukan data baru. ”Kami dalam posisi dilema, maju kena dan mundur kena,” keluhnya.

Kata dia, jika bantuan terpaksa diberikan kepada ahli waris, maka dipastikan melanggar aturan. Karena tidak diperbolehkan. Sebaliknya jika tidak, maka ahli waris justru protes dan mengajukan keberatan. “Sampai sejumlah LSM datang ke kelurahan dan saya jelaskan apa adanya,” kata Isnaini. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

VIDEO : Pelajar di Lobar Diduga Sebar Foto Bugil Mantan Pacar

Kasus yang menimpa  pelajar SMP berinisial LD, perempuan 16 tahun asal Narmada Lobar boleh jadi cerminan lemahnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan ponsel pintar....
Enable Notifications.    Ok No thanks