alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

VIDEO : Tak Pakai Masker Pelajar di Praya Dihukum Push Up

PRAYA-Sejumlah pelajar dan pemuda yang sedang nongkrong tanpa menggunakan masker di hukum push-up. “Sanksi seperti ini sudah sering kita terapkan,” ujar Kasatpol PP Lombok Tengah HL Aknal Afandi, Selasa (4/8).

Dijelaskan, hukuman ini diharapankan memberi efek jera. Sebab setiap warga yang keluar rumah wajib menggunakan masker.

Meski sudah disosialisasikan, masih ada yang melanggar. Setiap hari personel satpol pp menyampaikan imbauan. “Itu melalui pengeras suara mobil patroli. Jadwalnya pagi dan sore,” tandas Aknal.

Kata dia, personel menyisir pusat-pusat pertokoan, pusat buah-buahan, pasar, objek-objek wisata, masjid, perkantoran hingga lembaga pendidikan. Selain itu, satpol pp juga rutin menggelar razia gabungan bersama Polres Loteng, Kodim 1620/Loteng dan Dinas Perhubungan (Dishub) Loteng.

“Tujuannya, menjaring pengendara yang tidak memakai masker,” tegasnya.

Dari sekian banyak pengendara, beberapa di antaranya dihukum push-up. Dia berharap, penggunaan masker menjadi kebiasaan baru yang harus dijalankan di tengah pandemi ini. Karena selain mengantisipasi penularan covid-19, masker juga melindungi masuknya udara kotor atau debu.

Bupati HM Suhaili FT dalam setiap kunjungannya ke kampung-kampung sehat menilai, kesadaran warga memakai masker memang masih rendah. Untuk itulah, diperlukan sosialisas secara masif dan simultan.

“Saya minta tolong kalangan mahasiswa, yang sedang KKN membantu pemerintah,” seru Suhaili.

Dia menekankan, tidak ada toleransi bagi siapa pun yang tidak memakai masker. Jika ditemukan, diberikan sanksi. “Itu akan diatur dalam peraturan bupati,” tegas bupati Loteng dua periode itu. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks