alexametrics
Minggu, 12 Juli 2020
Minggu, 12 Juli 2020

Sudah 30 Tenaga Kesehatan di Lombok Tengah Terjangkit Virus Korona

PRAYA-Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Tengah menyebut ada 30 tenaga medis terjangkit virus covid-19. “Tapi kondisi mereka baik-baik saja,” kata Kepala Dikes Loteng H Omdah usai melepas delapan pasien sembuh covid-19 di Aerotel Praya, Jumat (5/6).

Dia menerangkan, para nakes itu kini menjalani isolasi dan penanganan medis di salah satu hotel di Kecamatan Praya Barat. Karena mereka tenaga medis, maka sudah mengetahui cara cepat memperkuat, mempertahankan dan meningkatkan kekebalan tubuh. “Dengan begitu, cepat pula mereka kembali beraktivitas seperti biasa,” paparnya.

Kata dia, para nakes mendapat asupan makanan dan minuman bergizi, vitamin dan obat-obatan. Dikes memprediksikan dalam beberapa hari ke depan, satu per satu tenaga medis akan sembuh. Dari sisi umur, mereka semua masih muda-muda. Kemudian tidak ada penyakit penyerta. “In syaa Allah, hari ini (kemarin) dilaksanakan swab kedua. Kita doakan bersama negatif,” ujar mantan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Loteng tersebut.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan, total pasien positif korona yang masih menjalani isolasi di Loteng sebanyak 59 orang. Mereka di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Aerotel Praya, salah satu hotel di Praya Barat, RSUD NTB, RS darurat di Asrama Haji NTB dan RSUD Kota Mataram.

Terpisah, ketua pelaksana harian gugus tugas covid-19 Loteng HM Nursiah menegaskan, pemkab dan tim gugus tugas mengingatkan warga agar warga patuh terhadap protokol kesehatan. Karena itu menjadi kunci utama terhindar dari penularan Covid-19.

“Percuma pemerintah bergerak sekuat tenaga melawan korona. Itu kalau tidak ada dukungan kuat dari warga itu sendiri,” pesan Sekda Loteng tersebut.

Dia berharap, masing-masing individu juga ikut menjadi garda terdepan memutus rantai penyebaran korona. Tenaga medis sebatas membantu merawat dan menyembuhkan. Selebihnya ada di tangan individu masing-masing. “Per Kamis (4/6) ada 13 orang tambahan positif. Jadi, mari bersama-sama memutuskan mata rantai Korona ini,” seru Nursiah. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Mataram Sorot Kualitas Makanan untuk Pasien Korona

Pansus pengawasan covid DPRD Kota Mataram mengkritisi penanganan pasien di Wisma Nusantara (Wisnu). ”Pas kunjungan ke sana, kita tanyakan beberapa hal. Salah satunya soal makanan,” kata Ketua Pansus Abdurrachman,

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7

Kompak Lawan Korona, Kelurahan Cakra Timur Bertahan di Zona Hijau

Kelurahan Cakranegara Timur patut dicontoh. Saat keluarahan lain di Kota Mataram zona merah Covid-19, justru Cakra Timur berada pada zona hijau. Strategi para pemimpin di wilayah ini membuat virus Korona tak berani mendekat. Apa resepnya?

Berkurban di Masa Korona, Ini Fatwa MUI

Jumat (10/7) malam Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terbaru bernomor 36/2020 tentang salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. MUI di antaranya meminta kegiatan penyembelihan tidak tekonsentrasi pada saat Idul Adha saja.

Paling Sering Dibaca

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Duka di Lombok Utara, Suami Tewas Tergantung, Istri Tergeletak di Ranjang

Warga Dusun Sumur Jiri, Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, geger. Pasangan suami istri (pasutri) berinisial S, 25 tahun dan R, 20 tahun ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu malam (5/7).

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Pakai Narkoba, Satu Anggota Polisi Ditangkap di Mataram

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB menangkap jaringan narkoba di salah satu hotel di mataram dua pekan lalu. Sebanyak empat orang berinsial E, LA, AD, dan SL. “E adalah polisi aktif, LA dan AD pecatan polisi, SL warga sipil,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (10/7).

PKS Berpeluang Kocok Ulang Figur di Pilbup Lombok Tengah

Peta kekuatan politik Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Lombok Tengah (Loteng) tampak berimbang. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan PKS bekerja sama dengan Olat Maras Institute (OMI).
Enable Notifications.    Ok No thanks