alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

Apa Kabar Dam Mujur?

PRAYA-Keseriusan eksekutif dan legislatif terkait pembangunan Dam Mujur patut dipertanyakan. Pada APBD 2020, tidak tercantum mengenai hal itu. ”Kami mendukung baik dari sisi anggaran maupun regulasi,” kilah Ketua DPRD Loteng Muhammad Tauhid, kemarin (7/1).

Terkait ketiadaan alokasi anggaran, dia  beralasan itu bisa disiapkan dalam APBD perubahan. Justru saat ini pihaknya tinggal menunggu komitmen pemerintah pusat saja. Apakah terprogram atau tidak, termasuk urusan anggaran dan waktu pelaksanaannya. ”Semakin cepat semakin baik. Karena sudah lama kami memimpikannya (Dam Mujur),” cetus Anggota Komisi IV DPRD Lombok Tengah Legewarman, terpisah.

      Dia menerangkan, itu diawali dengan penyelesaian masalah sosial dan land aquisition resettelement action plan (Larap), atau studi pengadaan lahan, pemindahan penduduk dan pemukiman. Yang jelas, tekan Legewarman tim percepatan pembangunan Dam Mujur sudah ada sejak lama. Tinggal pembagian tugas, siapa yang melakukan apa, di mana dan kapan.

      Yang disoroti, hingga saat ini tiga pertanyaan warga yang terkena dampak, belum bisa dijawab. Ke mana warga direlokasi, berapa harga lahan, dan siapa yang bertanggungjawab. Turut disoroti  Larap yang belum tuntas dan tim appraisal belum turun.

      ”Menurut saya, perlu keseriusan semua pihak,” tambah Ketua Konsorsium Loteng Saiful Muslim. Dia mendorong  pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, termasuk eksekutif menunjukkan kinerja nyata.

      Semua bisa berperan sesuai bidang tugas masing-masing. Ada yang menyiapkan program kerja, anggaran, kebijakan, aturan hingga keamanan. Jika semua bersatu, dia percaya tidak ada yang sulit. ”Kami tidak ingin Dam Mujur sebatas wacana saja,” sindirnya. (dss/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Astra Motor Gelar Kompetisi untuk Siswa SMA Sederajat

“Pelaksanaan AHMBS tahun ini sudah memasuki penyelenggaraan ke-18 dengan mengusung tema "Satu Hati Menuju Indonesia Maju” ujar Kepala Wilayah Astra Motor NTB Budi Yanto.

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks