alexametrics
Sabtu, 23 Oktober 2021
Sabtu, 23 Oktober 2021

Air Sering Macet, PDAM Praya Digedor Warga

PRAYA-Perwakilan tokoh pemuda Lombok Tengah menggedor kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Praya, kemarin (7/9). Mereka mengeluhkan distribusi air bersih yang sering macet.

“Terkadang mati berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan lamanya, di satu sisi pelanggan harus membayar air bersih yang tidak pernah dirasakan,” sindir Johan Hadi, warga Tengari, Kecamatan Praya, kemarin (7/9).

Menurut Amaq Ohan -panggilan kesehariannya- kondisi itu tentu menggambarkan ketidakadilan. Hak dan kewajiban sebagai penyedia jasa pelayanan air bersih tidak dipenuhi secara maksimal oleh PDAM.

“Tolong ini segera dibenahi dan diperbaiki,” pesannya dihadapan Direktur Umum (Dirum) PDAM Praya Bambang Supratmo dan Direktur Teknik PDAM Praya Lalu Sukemi Adiantara.

Senada dikatakan Lalu Debi Margadi. Dia mengatakan, selain persoalan air bersih, para petinggi PDAM Praya juga diminta melakukan pembenahan internal. Khususnya menyangkut penempatan pegawai. Karena ada beberapa pegawai yang merupakan titipan dari oknum pejabat, dewan, dan oknum ormas tertentu.

“Intinya, kami minta transparansi total ditubuh PDAM ini,” tandas pria yang akrab disapa Amaq Ketujur tersebut.

Sementara itu, Dirum PDAM Praya Bambang Supratmo berjanji, akan menyelesaikan permasalahan yang dikeluhkan dengan cepat. Terutama yang tidak terlalu membutuhkan biaya besar. Misalnya rencana pembuatan call center PDAM. Tujuannya untuk memudahkan seluruh pelanggan menyampaikan pengaduan, saran dan pendapat. “Dengan begitu, petugas kami siap melayani 24 jam,” tandasnya.

Hanya saja, itu menyangkut urusan pembayaran, administrasi, atau persoalan-persoalan teknik yang akan dikerjakan dikemudian hari. “Kalau terkait air bersih, kita berupaya mencari sumber-sumber lain. Itu untuk menutupi kekurangan stok,” paparnya.

Begitu pula menyangkut persoalan pipanisasi yang seringkali bocor. Bagi Bambang, dua hal itu membutuhkan anggaran besar, sehingga harus menunggu kebijakan anggaran dan regulasi yang ada.

Dikatakan, sementara soal rekrutmen pegawai PDAM, ke depan akan dilakukan secara terbuka dan ketat. Lewat pengumuman media, tidak boleh ada titip menitip atau main mata. Prosesnya harus melewati seleksi administrasi, tes tulis hingga tes wawancara, atau tes pegawai pada umumnya.

“Prinsipnya, kami siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan semua pihak,” tambah Direktur Teknik PDAM Praya Lalu Sukemi Adiantara. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks