alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Seleksi CPNS Lombok tengah, Formasi Dokter Gigi Tak Terisi Lagi

PRAYA-Sebanyak 16 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lombok Tengah tanpa pelamar. Sebelumnya Loteng mendapatkan jatah sebanyak 194 formasi. “Setiap pembukaan CPNS ada saja yang kosong,” keluh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng Lalu Wardihan Supriadi pada Lombok Post, kemarin (6/10).

Ke-16 formasi itu yakni lima kursi dari dokter gigi. Masing-masing penempatan di Puskesmas Ganti, Puskesmas Batujangkih, Puskesmas Kuta, Puskesmas Teruwai dan Puskesmas Langko. Dua kursi penata anestesi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya.

Kemudian satu kursi teknisi transfusi darah di RSUD Praya, tiga kursi pranata teknologi informasi komputer. Masing-masing penempatan di Kelurahan Tiwugalih, Kelurahan Semayan, dan Kelurahan Panjisari, Kecamatan Praya. Berikutnya, dua kursi pranata laporan keuangan yang ditempatkan di Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng.

Baca Juga :  Satu Peserta Tes SKB CPNS di NTB Positif Korona, Lima Reaktif

Selebihnya masing-masing satu kursi sebagai pranata laboratorium kearsipan dan restorasi arsip di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Loteng. Terakhir satu kursi pranata teknologi informasi komputer di Kecamatan Praya Tengah.

Kata dia, tahun lalu ada enam kursi juga kosong. Yakni, dari dokter gigi. Kemudian tahun 2018 lalu ada 24 formasi. Terdiri dari 13 kursi formasi dokter gigi dan sisanya 11 kursi formasi dokter spesialis.

“Kalau dihitung secara materi maupun non materi, kita sangat rugi,” ujar Plt Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Loteng tersebut.

Kendati demikian, pihaknya menurut rencana kembali mengusulkan formasi yang sama. Karena memang formasi-formasi itu sangat dibutuhkan. Terutama dokter gigi dan dokter spesialis. “Yang menjadi pertanyaan saya, kok bisa formasi di luar dua formasi itu bisa kosong,” keluhnya lagi.

Baca Juga :  Fuso Hantam Dua Tronton, Satu Tewas, Lima Orang Luka-Luka

Lebih lanjut, pihaknya menambahkan selanjutnya mereka yang memenuhi passing grade atau nilai tertinggi akan mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB). Kapan dan di mana masih menunggu keputusan Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (BKN) Denpasar Bali.

Sementara itu, Bupati Loteng HL Pathul Bahri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena Loteng menjadi salah satu kabupaten/kota di NTB yang diberikan kepercayaan dan amanah mendapatkan formasi banyak. Khususnya lagi, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Mari kita manfaatkan peluang yang ada,” serunya. Terutama para eks honorer kategori dua (K2) guru. Karena ini menjadi peluang besar bagi mereka yang sudah lama mengabdi sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/