alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Pemkab Loteng Siapkan Perbup Hadapi New Normal

PRAYA-Jajaran pemkab dan forkopimda Lombok Tengah dalam waktu dekat ini akan mengelilingi kampung-kampung sehat. “Kita jadwalkan selama tiga hari,” ujar Bupati Loteng HM Suhaili FT saat memimpin rapat di pendopo bupati, Selasa (7/7) malam.

Dijelaskan, ini dilakukan untuk memastikan apakah kampung-kampung sehat tersebut menjalankan prosedur penerapan protokol kesehatan atau tidak. Menurut dia percuma mengikuti lomba kampung sehat, kalau kampungnya tidak sehat dan tidak bersih.

“Untuk itulah, kita akan cek sekaligus kita sosialisasi,” papar Suhaili, dihadapan pejabat Forkopimda Loteng, pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup pemkab dan pemerintah kecamatan, dan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Loteng.

Bersamaan dengan itu, pihaknya akan menerbitkan peraturan bupati (perbup) tentang berkehidupan bermasyarakat selama masa new normal. Payung hukum tersebut, akan mengikat seluruh warga Gumi Tatas Tuhu Trasna. Salah satunya, kewajiban warga menggunakan masker.

“Langkah pak bupati luar biasa. Terbukti, beberapa wilayah di daerah kita ada yang hijau dan banyak yang sembuh,” sanjung Dandim 1620/Loteng CZI Prastiwanto.

Kendati demikian, pihaknya mengingatkan semua pihak, jangan lengah dan jangan bangga. Tetap waspada dan antisipasi dini. Bagaimana pun caranya, semua pihak harus melakukan upaya pencegahan penularan covid-19. “Lomba kampung sehat ini juga, bisa kita nilai yang lain,” saran Prastiwanto.

Misalnya, penanganan stunting, angka kematian ibu (AKI) dan penanganan angka kematian bayi (AKB). “Berbicara sosialisasi protokol kesehatan, kami setiap hari bergerak,” tambah Kasatpol PP HL Aknal Afandi.

Dia menjelaskan, ada tiga titik strategis yang disasar. Mulai dari pasar-pasar, objek-objek wisata dan rumah-rumah ibadah. Selain sosialisasi, personel Satpol PP siaga.

“Mohon maaf, kami di tingkat kecamatan masih kebingungan memberikan penjelasan kepada warga,” sambung Camat Praya Barat Daya Zaenal Mustakim.

Di satu sisi, maklumat larangan salat berjamaah dan Jumat belum dicabut. Di sisi lain, warga diperbolehkan menggunakan masjid dan musala. “Mohon petunjuk dan penjelasan lebih lanjut,” pungkasnya. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks