alexametrics
Sabtu, 23 Oktober 2021
Sabtu, 23 Oktober 2021

Vaksinasi Masal di Loteng Lanjut, Tujuh Hari Ditargetkan Tuntas 100 Persen

PRAYA-Vaksinasi masal di Lombok Tengah kembali digencarkan. Ini dilakukan untuk menuntaskan sisa 30 persen warga yang belum divaksin.

“Kita mulai per hari ini (Jumat) sampai 14 Oktober mendatang,” tandas Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng Muzakir Langkir pada Lombok Post, Jumat (8/10).

Dikatakan, selama tujuh hari itu, seluruh tenaga kesehatan kembali dikerahkan. Baik nakes dari dikes, nakes dari Satgas Covid-19 NTB maupun nakes dari TNI dan Polri. Mereka mendapat pengawalan dan pengamanan dari personel Polres dan Kodim Loteng.

Kali ini, mereka mendatangi rumah-rumah warga. Tidak lagi, menunggu di kantor desa/kelurahan atau puskesmas. Harapannya 100 persen Gumi Tatas Tuhu Trasna tervaksinasi. Sekaligus menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo.

“Informasinya rencana presiden akan berkunjung ke Lombok pada 14 Oktober,” ujar Langkir.

Untuk itu, pihaknya berpesan agar warga loteng siap divaksin. Jangan takut, karena vaksin yang digunakan aman dan halal. Terbukti sudah 70 persen warga Loteng yang disuntik vaksin, kondisinya sehat-sehat saja. “Tinggal 30 persen lagi yang kita kejar,” kata Langkir.

Dia menekankan, untuk stok vaksin masih aman. “Bagi yang merasa belum disuntik vaksin mohon kerja samanya,” seru Direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) Praya tersebut.

Sementara itu, Kapolres Loteng AKBP Hery Indra Cahyono melalui Kapolsek Praya Barat Hery Indrayanto mengatakan, vaksinasi di wilayah Praya Barat dipusatkan di SMAN 1 Praya Barat. Di tempat itu, seluruh siswa divaksin. Termasuk para guru dan pegawai administrasi. Baik dosis pertama maupun dosis kedua.

“Selain sekolah atau madrasah, kami tetap dan terus turun ke desa-desa,” papar Hery.

Bagi Hery, dukungan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda sangat diperlukan. Sehingga dalam beberapa hari ke depan 100 persen warga di Kecamatan Praya Barat disuntik vaksin. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks