alexametrics
Jumat, 26 Februari 2021
Jumat, 26 Februari 2021

Urung Ditiadakan, Bau Nyale di Loteng Digelar 3-4 Maret

PRAYA-Karena pandemi, sebelumnya pemda meniadakan kegiatan bau nyale di Lombok Tengah. Namun rencana itu berubah setelah Pemerintah Provinsi NTB dan Pemkab Loteng menetapkan menangkap cacing laut atau bau nyale di Pantai Seger, Desa Kuta, Kecamatan Pujut digelar 3-4 Maret 2021.

“Sedikitnya ada lima event yang kita siapkan,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB HL Mohammad Faozal di Poltekpar Lombok, Selasa (9/2).

Diantaranya ada dialog dan fashion show sekaligus rencana launching bangga membeli produk dalam negeri. Pusat kegiatan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Menurut rencana, kegiatan ini akan dilaksanakan lewat aplikasi Zoom. Diikuti seluruh pelaku pariwisata di Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno. Kemudian Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan.

Kata dia, puncak bau nyale sendiri digelar 4 Maret. “Jadi, kita tidak bisa melarang warga menggelar bau nyale,” tandas Faozal di hadapan Wakil Bupati HL Pathul Bahri, Plt Direktur Poltekpar Herry Rachmat Widjaya, Wadir I Poltekpar Farid Said dan tamu undangan lainnya.

Kendati demikian, dalam pelaksanaannya akan dilakukan pembatasan jumlah pengunjung. Setiap yang datang wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19. “Salah satunya, wajib pakai masker. Jika tidak, maka tidak diperkenankan mengikuti bau nyale,” tegasnya.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Loteng HL Lendek Jayadi menambahkan, yang ditiadakan dalam bau nyale itu hanya seremonial saja. sedangkan, bau nyale nya tetap digelar. Karena itu pesta rakyat, menjadi tradisi turun temurun.

“Sebelum Dinas Budpar Loteng ini berdiri, tradisi tahunan itu sudah ada. Sehingga, kita dalam posisi siap mendukung,” pungkas Jayadi. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks