alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Kotak Suara Tiga TPS di Desa Ketara Dibuka, Kades Ketara Mengamuk

PRAYA-Kepala desa (Kade) Ketara, Kecamatan Pujut Lombok Tengah Lalu Buntaran, mengamuk. Penyebabnya, karena kotak suara di TPS 3, TPS 5 dan TPS 14 di desanya, dibuka.

Itu dilakukan, untuk melihat, menghitung, dan mencocokkan kembali perolehan suara sejumlah calon legislatif (caleg). ”Saya tidak terima hal ini, mau siapa yang menang, saya tidak punya kepentingan. Kecuali, nama desa saya,” tegas Buntaran, diluar rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) di eks Gedung DPRD Loteng, Kamis sore (9/5).

Dengan nada keras Buntaran meminta KPU dan Bawaslu membatalkan proses membuka kotak-kotak suara di tiga TPS yang dimaksud. Pihaknya mengancam akan melakukan perlawanan keras, dengan mengerahkan warga Desa Ketara. ”Ini bukan ancaman, siapa yang tidak kenal warga Ketara. Jangan ganggu kami,” tegasnya lagi.

Wakapolres Loteng Kompol Haris Dinzah dan Kapolsek Praya IPTU Dewa Suardana, berusaha menenangkan situasi. Namun, Buntaran semakin lantang dan keras berbicara, sembari meminta komisioner KPU, menemuinya di luar. Tak lama, pimpinan sidang rapat pleno, yang juga Ketua Divisi Logistik KPU Loteng Lukmanul Hakim, keluar dari arena pleno.

Kendati diberikan penjelasan tentang aturan yang ada, Buntaran tidak mau tahu. Alhasil, KPU justru angkat tangan, lalu memutuskan tidak membuka kotak suara yang dimaksud. Kecuali, kotak suara di TPS 5 Desa Prabu, TPS 6 dan TPS 14 di Desa Pengembur. ”Daripada menjadi masalah, baiklah saya ikuti kemauan bapak,” ujar Hakim. (dss/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

BioSolar Non Subsidi, Solusi Kebutuhan Masyarakat Sumbawa

”Supaya mempermudah pelanggan membedakan jenis produk BBM yang dibeli,” terang Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji melalui rilis yang diterima Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Banyak Manfaat, Petani di Mataram Justru Enggan Terima Kartu Tani

”Ketika daftar, dia berada di titik lahan A dengan luas sekian. Namun, ketika kartu ini keluar, dia sudah mutasi nyewa lahan lain dengan luas berbeda,” jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Bisnis Hidroponik, Bantu Perekonomian Warga Kota saat Pandemi

”Mereka bisa jual sendiri, atau bisa juga bermitra dengan kami. Soal pasar, kami yang carikan,” katanya kepada Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks