alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Cegah Korona, Pemkab Loteng Bakal Tutup Sekolah Sampai Desember

PRAYA-Pemkab Loteng tidak mau mengambil risiko terhadap anak didik di tengah pandemi covid-19. “Sekolah akan kita liburkan sampai akhir tahun,” kata Bupati HM Suhaili FT saat silaturahmi di kantor camat Pujut, kemarin (10/6).

Awal 2021 direncanakan sebagai tahun ajaran baru. Kebijakan itu, selaras dengan keputusan pemerintah pusat. Jika tren positif korona turun atau bahkan tidak ada lagi, kebijakan yang dimaksud akan ditinjau ulang.

“Karena memang anak-anak kita ini, rentan terjangkit virus korona,” ujar Suhaili dihadapan Sekda Loteng HM Nursiah, pejabat forkopimda, pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup pemkab, kepala desa (kades) se-Kecamatan Pujut, babinsa, dan bhabinkamtibmas.

Untuk itu, pihaknya meminta para orang tua menjaga anak-anaknya dengan baik dan benar. Ajarkan mereka menerapkan protokol kesehatan. Bagaimana cara mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan memakai masker. “Itu sembari mengikuti proses belajar mengajar berbasis teknologi informasi,” harapnya.

Bagi yang tidak memiliki laptop, komputer, telepon genggam, dan jaringan telekomunikasi, maka guru wajib mencari solusi. Caranya dengan mendatangi rumah anak didiknya. “Ke depan, ruang kelas juga akan ditata sesuai protokol kesehatan,” terang Suhaili.

Sebelumnya diisi 30-35 orang per kelas akan dikurangi menjadi 20 orang. Meja dan kursi berjarak minimal satu meter. Kemudian wajib menyiapkan ember dan sabun. “Minta tolong kepada para kades, sampaikan ini ke guru di desanya masing-masing,” pesan pria yang gemar lagu-lagu H Rhoma Irama tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Loteng H Sumum mengatakan, sejak belajar di rumah Maret lalu hingga sekarang, pihaknya tetap mengingatkan guru. Mereka harus menjadi garda terdepan menjaga sekolah tetap bersih, menjaga anak-anak didik tetap sehat dan menjadi duta covid-19. “Setiap hari, mereka tetap masuk sekolah. Tujuannya, memastikan sekolah bersih, sekolah aman dan nyaman,” paparnya

Total lembaga pendidikan di Loteng sebanyak 1.538 sekolah. Terdiri dari 771 PAUD/TK negeri maupun swasta, sekolah dasar (SD) 604 unit, dan SMP 163 unit negeri maupun swasta.

“Selama libur sekolah, guru tidak boleh liburan ke mana-mana. Wajib diam di rumah saja dan jalankan tugas,” tegas Sumum. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Di Kediri Lobar, Ibu Rumah Tangga Diduga Jual Narkoba

WM, 28 tahun, warga asal Kediri Selatan ditangkap Satres Narkoba Polres Lobar. Ia bersama kedua rekannya MA dan MU diduga menjadi penjual dan penyalahguna narkotika jenis sabu. Bahkan, WM alias Dewi ini diketahui sebagai penjual obat penenang tanpa izin pihak instansi kesehatan.

Pariwisata Lesu, Pengusaha Travel Lombok Bertahan lewat Promo

Agen travel perjalanan wisata terus berupaya bertahan dalam ketidakpastian Pandemi Korona. Sektor ini menjadi salah satu yang paling terdampak akibat turunnya kunjungan wisatawan. ”Kami upayakan tetap bangkit seiring dengan penerapan new normal yang sedang digaungkan,” kata Kukuh Laro, pemilik Duta Lombok Transport.

Berdayakan UMKM Lokal, Bappeda NTB Tunggu Pergub

Pergub Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga kini belum rampung. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB masih menunggu kelanjutan masukan dan revisi dari gubernur. ”Sampai hari ini (kemarin,Red) kita belum terima. Jika sudah ada, akan langsung kita jadikan landasan dalam memberdayakan UKM/IKM,” kata Kepala Bappeda NTB Amry Rakhman, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2020).

Investasi Triwulan II di NTB Turun, Pencapaian Pertambangan Tertinggi

Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) menyampaikan data realisasi investasi sementara periode triwulan II tahun 2020 hanya mencapai Rp 788 miliar. Jumlah ini menurun dari triwulan sebelumnya Rp 2,1 triliun.

Mencuri Buat Modal Judi, Moyes Diciduk Polisi

Baru enam bulan keluar  dari penjara MR alias Moyes kembali beraksi. ”Pelaku ini mencuri handphone di kawasan Jalan Transmigrasi, Pejanggik, Mataram,” kata Kapolsek Mataram AKP Rafles Girsang, kemarin (9/7).

Kantor Bawaslu dan Gedung Wanita NTB Digugat Warga

Sengketa lahan Gedung Wanita dan Kantor Bawaslu NTB masih bergulir di persidangan. Untuk memperkuat bukti, Kejati NTB selaku jaksa pengacara negara bakal menghadirkan saksi kunci. ”Kita akan hadirkan pihak dari PT PN (Perkebunan Nusantara) X Surabaya,” kata Kasi Perdata Bidang Datun Kejati NTB Mansyur, kemarin (9/7).

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks