alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Cara Dandim Letkol CZI Prastiwanto Bangkitkan Pariwisata Loteng

Setiap objek wisata yang dikunjungi, dikenalkan ke media sosial. Dalam hitungan menit, banyak yang melihat dan membaca. Itulah cara Letkol CZI Prastiwanto, bangkitkan pariwisata Lombok Tengah. Seperti apa?

Dedi SS – Praya

=============

Letkol CZI Prastiwanto, merupakan Dandim 1620/Loteng. Ia dilantik  15 Oktober lalu. Kehidupan ekonomi keluarga dimasa kecilnya, cukup pelik dan sulit. Ia bahkan, pernah menjadi penjual kerupuk keliling, hingga kayu bakar keliling.

Untuk bersekolah saja, ia harus bersusah payah membiayai sendiri. Namun, siapa sangka. Hidup miskin, penuh kekurangan  itu mengantarnya menjadi TNI.

Belajar dari kehidupan yang susah seperti itulah, membuat pria kelahiran Bangkalan Madura, 8 Juni 1979 tersebut mini Rain turun ke akar-akar rumput. Mendengar kebutuhan dan membantu menggerakkan roda ekonomi warga. Harapannya, jangan sampai dialami seperti dirinya. Salah satunya, memperkenalkan objek wisata, di setiap desa yang dikunjunginya.

Karena, tidak semua objek wisata, dikenal luas wisatawan. Baik lokal, apalagi wisatawan nusantara dan asing. Kalau wisatawan berdatangan, kata Prastiwanto maka roda ekonomi masyarakat berjalan. Yang terjadi sekarang, kondisinya cukup memprihatinkan.

Pascagempa, keluhnya kunjungan wisatawan turun drastis. Sehingga untuk membangkitkannya, maka harus promosi secara besar-besaran, bagaimana pun caranya. “Salah satunya, melalui Medsos ini,” cetus Prastiwanto.

Untuk mengunjungi objek-objek wisata tersebut, ia mendirikan klub sepeda, namanya Mandalika 1620 Cycling. Setiap Sabtu atau Minggu, klub yang terdiri dari jajaran Kodim, hingga Polres Loteng, Polda NTB, pejabat Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) lingkup Pemkab, pelaku pariwisata dan media masa, berkeliling.

“Kalau bukan kita, siapa lagi. Kita harus bersatu, bangkit pariwisata daerah. Semoga yang lain mengikuti, dengan cara lain pula,” pesan pria lulusan S2 Unpad, jurusan Studi Keamanan tersebut.

Bagi Prastiwanto, medsos salah satu media yang bisa diandalkan. Karena, bisa dilihat dan dibaca di seluruh dunia. Baik facebook, instagram dan twitter. Selain itu, ia juga memanfaatkan grup whatsApp. Dengan harapan, rekan-rekannya di luar sana, bisa berkunjung ke Loteng khususnya, dan Lombok pada umumnya.

Foto-foto panorama sawah, bukit, pengunungan, pantai, air terjun, kuliner, kolam ikan, desa-desa wisata hingga tradisi sosial budaya masyarakat lainnya, diperkenalkannya. Memang terlihat sederhana, namun pihaknya optimis cepat atau lambat, siapa pun yang melihat, pasti akan tertarik.

Yang tidak kalah pentingnya, diakui Prastiwanto adalah, kalangan media masa. Baik cetak, radio, online maupun televisi. Karena tugas membangkitkan pariwisata daerah, menjadi tanggung jawab bersama. “Kami bersyukur dan berterima kasih, Bapak Dandim peduli pariwisata,” sanjung Ketua Pokdarwis Peduli Pariwisata Desa Tanak Rarang Agus Sunardi.

        Pariwisata, bagi Agus memiliki multiplier effect, pedagang nasi, tukang tambal ban, penjual gorengan keliling, penginapan hingga masyarakat pada umumnya, akan merasakannya. “Jadi, mari kita bangkit, mari kita bersatu,” serunya.(*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks