alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Dampak Low Season dan Korona, Penumpang Bandara Lombok Melorot 20 Persen

PRAYA-Jumlah penumpang di Lombok International Airport (LIA), mengalami penurunan. “Domestik turun 20 persen dan internasional turun 30 persen,” beber General Manager (GM) PT Angkasa Pura I (AP) LIA Nugroho Jati, kemarin (11/3/2020).

Itu terjadi sejak Januari hingga sekarang. Biasanya per hari rata-rata 10.000 orang penumpang. Baik kedatangan maupun keberangkatan. Sekarang rata-rata 7.500 orang per hari. Hal itu juga, berpengaruh pada lalu lintas penerbangan. Biasanya 100 kali penerbangan per hari, sekarang 75 kali penerbangan per hari.

Penyebabnya, karena musim sepi liburan atau low season.  Hanya saja, diperparah lagi dengan wabah virus korona. Untuk itulah, pihaknya meminta semua pihak bersama-sama menyakinkan wisatawan, bahwa NTB aman dari virus korona dan aman dari gempa.

“Dulu, saat gempa dan pascagempa penerbangan pernah turun sampai 45 kali per hari,” ujarnya. Pelan tapi pasti, kata dia pariwisata NTB bangkit. Hasilnya, penerbangan kembali normal. Sayangnya, tiba-tiba turun lagi.

Persoalan tersebut, tidak saja menimpa NTB. Tapi, seluruh provinsi di Indonesia, bahkan dunia. Kendati demikian, NTB memiliki kabar baik. Satu tahun lagi, akan menjadi tuan rumah perhelatan MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Sehingga dari sekarang, otoritas bandara mempersiapkan diri.

Dia menekankan, bentuknya dengan meningkatkan pelayanan, meningkatkan keamanan penerbangan dan menambah sarana, dan prasarana pendukung. “Salah satunya, perpanjangan landasan pacu bandara,” cetus Communication and Legal Manager PT AP I LIA Arif Haryanto, terpisah.

Saat ini, panjangnya mencapai 2.750 meter. Ditambah sepanjang 550 meter, sehingga menjadi 3.300 meter. Pembangunannya direncanakan pertengahan tahun ini. “Target rampung awal tahun depan,” pungkasnya.(dss/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Gowes di Jalan Raya Kini Tak Bisa Lagi Serampangan, Ini Aturannya

Belakangan tren bersepeda marak. Agar tertib, maka Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan pada 14 Agustus lalu. Kemenhub rutin untuk melakukan sosialisasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks