alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Pilbup Loteng, PAN Usung Dwi-Normal

PRAYA-Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN NTB, merekomendasikan pasangan Dwi-Normal sebagai bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati. “Kami sudah usulkan ke DPP,” kata Ketua DPW PAN NTB H Muazzim Akbar, kemarin (11/3/2020).

Itu disampaikannya, usai membuka musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Lombok Tengah, di D’max Hotel di Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat. Balon bupati atas nama H Dwi Sugiyanto sendiri, merupakan mantan Kepala Dinas PU NTB.

Sedangkan balon wakil bupati HL Normal Suzana, merupakan mantan Wakil Bupati Loteng periode pertama Bupati HM Suhaili FT. Kini menjabat sebagai pejabat di Bakesbangpoldagri NTB. Langkah politik selanjutnya, DPW PAN NTB menyerahkannya kepada pengurus baru DPD PAN Loteng.

Dia berpesan, mereka harus memenangkan pasangan yang diusung PAN. Kemudian, menjalin komunikasi politik dan koalisi politik. Saat ini, PAN telah membuat koalisi biru di tiga kabupaten/kota di NTB Sebut saja, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kabupaten Dompu dan Kota Bima. “Insya Allah, menyusul Kota Mataram dan Loteng,” ujar Muazzim.

Koalisi biru terdiri dari PAN, Partai Demokrat dan Partai NasDem. PAN berharap, partai politik (Parpol) lain bergabung. Yang sedang di bangun komunikasi yaitu PDIP, Bekarya, PPP dan PKB. Jika koalisi parpol yang dimaksud terwujud, maka dipastikan mampu memenangkan pesta demokrasi lima tahunan di setiap daerah.

Untuk itulah, pihaknya menitip tongkat kepemimpinan Ketua DPD PAN Loteng, kepada yang dianggap dan dinilai mampu, menyukseskan Pilkada serentak. Sekaligus, membesarkan PAN di Loteng. Target di Pileg tahun 2024 mendatang, PAN harus mendapatkan minimal empat kursi, dari sekarang satu kursi.

Sementara itu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberi syarat khusus bagi figur yang akan diusung di Loteng.

“Kalau kami, siapa yang mau membesarkan PPP, maka kami usung dan dukung,” tambah Ketua DPC PPP Loteng HM Mayuki, terpisah.

Untuk itulah, PPP memberikan syarat wajib bagi balon bupati dan balon wakil bupati. Jika salah satunya, bukan seorang politisi, maka mau tidak mau, suka tidak suka harus bergabung dengan PPP. “Menjadi kader dan pengurus PPP,” pungkasnya.(dss/r2)

 

]

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks