alexametrics
Senin, 27 Juni 2022
Senin, 27 Juni 2022

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

PRAYA-Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

Tahap awal, bagi yang tidak memakai masker, satnarkoba menyiapkan masker gratis. Selanjutnya, jika melakukan hal yang sama, maka pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas. “Itu sebagaimana arahan dan maklumat bupati, dan forkopimda,” tegasnya.

Sanksinya bisa saja push-up, membersihkan jalan raya atau tempat-tempat yang sudah ditentukan dan denda berupa uang. Kata dia, selain razia masker, satnarkoba kembali mengeluarkan peringatan kedua bagi pemilik usaha pertokoan, hotel dan restoran. “Mereka wajib menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Separuh Badan Jalan di Desa Pengembur Tergerus

Bentuknya, wajib menyediakan tempat mencuci tangan di pintu masuk, atau hand sanitizer. Kemudian wajib menggunakan masker, baik pemilik usaha maupun pengunjung. “Jika dikemudian hari, tidak diindahkan, maka satnarkoba bekerja sama dengan Satpol PP Loteng akan menutup usaha mereka masing-masing,” tambahnya.

Wakapolres Loteng Kompol Ketut Tamiana mengatakan, sebenarnya mau ada covid-19 atau tidak, masker baik untuk kesehatan. Bisa menghindari debu atau bau tidak sedap. “Untuk itulah, kami berharap pemerintah desa/kelurahan memperhatikan warganya masing-masing,” tegasnya.

Kata dia, warga harus diingatkan secara terus menerus. Terlebih covid-19 masih mengancam. “Setiap salat Jumat, kami tetap turun ke masjid-masjid,” sambung Kasatpol PP Loteng HL Aknal Afandi.

Baca Juga :  Hotel Lumpuh Akibat Korona, Angka Pengangguran di Kota Mataram Bertambah

Jamaah diminta menerapkan protokol kesehatan. “Termasuk pasar-pasar dan objek-objek wisata, tetap kami sasar dan kami jaga,” pungkasnya. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/