alexametrics
Senin, 18 Januari 2021
Senin, 18 Januari 2021

Razia Masker, Pemkab Loteng Kumpulkan Rp 26,2 Juta

PRAYA-UPTD Pelayanan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PPDRD) Dinas Pendapatan (Dispenda) NTB telah menyetor uang hasil denda pelanggaran razia masker ke kas daerah. Selama operasi yustisi berlangsung di Lombok Tengah, tercatat uang denda yang berhasil dikumpulkan Rp 26,2 juta.

“Kalau masyarakat umum didenda Rp 100 ribu per orang. Kalau pegawai negeri sipil (PNS) sebesar Rp 200 ribu per orang,” kata Kepala UPTD PPDRD Dispenda NTB Sabirin Alam pada Lombok Post, Selasa (12/1).

Dia menerangkan, penerapan denda sesuai Peraturan Daerah (Perda) NTB Nomor 7 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 12.b Tahun 2020. “Kami berharap operasi yustisi tetap dijalankan,” tandas Sabirin.

Itu karena, masih banyak warga yang belum sadar terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19. Baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Dia melihat, masih ada saja pengendara yang tidak disiplin dan patuh memakai masker. Padahal, alat pelindung diri (APD) tersebut menjadi salah satu senjata paling ampuh mencegah penyebaran Covid-19.

Untuk itu, pihaknya dalam posisi menunggu. Karena kewenangan untuk melaksanakan operasi yustisi ada di tangan Satpol PP Loteng. Sementara Polri, TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) Loteng sebatas membantu saja.

“Dari sekian banyak yang terjaring operasi, sebagian besar memilih sanksi sosial,” paparnya.

Kata dia, aparat dan pemerintah tidak bisa memaksakan warga mengeluarkan denda. Yang terpenting, begitu mereka terjaring razia, mereka harus sadar dan tidak mengulangi perbuatan yang sama dikemudian hari. “Jika ditemukan kembali, maka sanksi tegas dan keras menunggu,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Loteng HL Aknal Afandi mengatakan, apa yang dilakukannya selama ini, semata-mata ingin menyadarkan warga tentang pentingnya masker. Bukan untuk menakut-nakuti, apalagi membatasi ruang gerak warga.

“Melainkan murni bersama-sama mencegah penularan Covid-19. Itu diawali dari pemakaian masker,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya mengajak warga menjaga jarak, menghindari kerumunan dan rajin-rajin mencuci tangan. “Kalau kita disiplin, insya Allah kita terhindar dari Covid-19,” kata Aklan. (dss/r5)

Berita Terbaru

Enable Notifications   OK No thanks