alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Tolong Pak Bupati, TKW Loteng Minta Dipulangkan dari Irak!

PRAYA-Keluarga Amaq Mahrup berharap Hj Zurriati, tenaga kerja wanita (TKW) asal Dusun Bagek Tenten Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah, segera dipulangkan. “Istri saya itu bekerja di Irak,” kata Amaq Mahrup, kemarin (12/2).

Ceritanya, keberangkatan ibu empat orang anak tersebut, tanpa sepengetahuan suami dan keluarga. “Waktu itu dia (Zurriati) pamitan mau ke Yayasan Ponpes Muhajirin selama tiga hari,” ujar Amaq Mahrup, sembari menunjukkan foto istrinya. Seolah tidak terjadi apa-apa, dia mempersilakan istrinya pergi.

Namun, begitu empat hari berjalan tidak ada kabar. Tiba-tiba nomor asing datang dan menyampaikan pesan bahwa istrinya tersebut, berada di luar negeri. Dia berangkat Juli 2018 lalu. Menggunakan paspor dari Jawa Barat atas nama Karsinah, bukan nama aslinya Hj Zurriati. Alamatnya juga Jawa Barat, bukan Loteng.

Dia meminta siapapun yang memberangkatkan istrinya itu, segera datang ke rumah. Lalu meminta maaf dan memulangkan istrinya. Jika tidak, akan dilaporkan ke aparat hukum, atas dugaan perdagangan orang atau human trafficking. “Saya tidak bodah. Jadi jangan saya dibodoh-bohodi,” tegasnya.

Selama di Irak, kata dia istrinya berkali-kali menghubungi melalui telepon genggam, menyesali perbuatannya, meminta maaf dan minta pulang. Hanya saja, dia tidak bisa berbuat banyak. Kecuali, memohon bantuan pemerintah dan aparat. “Semoga melalui media ini, kami dibantu,” tambah Nirmala Inmanila, anak kedua dari Amaq Mahrup dan Hj Zurriati.

Dia menceritakan, keberangkatan ibunya itu sebenarnya bukan kali pertama. Tapi, sudah keenam kalinya. Tahun 2005 lalu pernah di Arab Saudi, tahun 2007 di Suriah dan Dubai. Itu seizin keluarga. Kecuali keberangkatan terakhir ini saja.

“Sudah berkali-kali kami sampaikan, jangan berangkat ke negara-negara yang di moratorium,” cetus Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Loteng H Masrun, terpisah.

Apalagi, pemberangkatannya tidak prosedural. Karena sulit pemerintah melacak di mana posisi TKI atau TKW bersangkutan. Kecuali, sponsor atau tekong. Untuk itulah, pihaknya meminta yang memberangkatkan bertanggungjawab. Jika tidak, maka siap-siap berurusan dengan Disnakertrans dan aparat. “Tolong ini diperhatikan,” ancamnya.(dss/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.
Enable Notifications    Ok No thanks