alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Beroperasi Lagi, Bandara Lombok Layani Satu Penerbangan Per Hari

PRAYA-Frekuensi penerbangan di Lombok International Airport (LIA), masih sangat terbatas. “Per hari dilayani satu penerbangan saja,” kata Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I (AP) LIA Arif Haryanto pada Lombok Post, Selasa (12/5).

Khusus Selasa, kemarin dijadwal dilayani Garuda Indonesia, datang dari Jakarta. Sedangkan hari pertama, sejak dibukanya operasional penerbangan, Minggu (10/5) lalu yang dilayani adalah WingsAir IW1962 dari Denpasar. Tiba di LIA pukul 12.40 Wita. Pesawat itu hanya membawa satu orang penumpang. Selanjutnya, saat keberangkatan pukul 13.10 membawa 18 penumpang.

Hari kedua, Senin (11/5) dilayani penerbangan Garuda Indonesia GA430 dari Jakarta. Tiba di LIA pukul 14.05 Wita, membawa 56 orang penumpang. Saat keberangkatan pukul 14.50 Wita, membawa 35 orang penumpang.

”Kenapa jumlahnya terbatas, karena tidak semua penumpang bisa dilayani,” tekan Arif.

Ada sejumlah syarat perjalanan bagi penumpang pesawat. Meliputi perjalanan dinas dari lembaga pemerintahan atau swasta, perjalanan orang yang anggota keluarga intinya meninggal dunia, dan perjalanan pasien yang butuh pelayanan ksehatan darurat. Terakhir repatriasi pekerja migran atau pelajar, serta pemulangan orang dengan alasan khusus.

Mereka terlebih dahulu diperiksa indentitas diri dan dokumen masing-masing. Jika tidak masuk kriteria yang dimaksud, maka tidak diperkenankan melakukan perjalanan.

Itu sebagaimana diatur dalam surat edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 20 Tahun 2020. ”Yang melakukan pemeriksaan dokumen, itu dari maskapai,” terang Arif.

Sedangkan yang melakukan pemeriksaan kesehatan penumpang, dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Mataram. Dia menambahkan, operasional penerbangan di LIA diperkirakan makin membaik setelah 31 Mei. Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idulfitri. Sedangkan penerbangan internasional, sampai saat ini belum ada konfirmasi.

”Operasional bandara kita buka dari pukul 09.00 Wita-15.00 Wita,” sambung General Manager (GM) PT AP I LIA Nugrohi Jati.

Dalam pelaksanaannya, seluruh petugas tetap mengedepankan protokol kesehatan. Pihak bandara juga telah mendirikan posko terpadu. Yang berjaga dari unsur TNI/POLRI, KKP dan pihak bandara. Jumlahnya 43 orang, bertugas secara bergiliran.

”Kesadaran kita semua menjadi hal penting, dalam mempercepat penanganan Covid-19 ini,” seru Jati. (dss/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.
Enable Notifications    Ok No thanks