alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Jembatan Pemepek Kembali Minta Korban

PRAYA-Hampir setiap bulan kecelakaan lalu lintas terjadi di jembatan Dusun Pemepek Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah ini, terjadi. Warga di dekat lokasi kejadian, sudah tidak bisa menghitung, berapa nyawa yang melayang, berapa jenis kendaraan yang terguling, terjatuh dan tertabrak.

“Kalau jenis puso (Truk) saja, sudah 15 unit. Itu yang terjadi tahun lalu,” kata salah satu warga, yang juga pemilik bengkel aki Muhammad Suharto pada Lombok Post, kemarin (13/2).

Kejadian terakhir, kata Suharto hari ini (Rabu, kemarin). Ia menceritakan, kecelakaan tersebut terdengar jelas, sekitar pukul 03.00 Wita dini hari. Ia mengaku, tidak berani keluar. Itu karena, sudah terlalu sering membantu korban kecelakan. Ada yang kakinya patah, kepala yang terlindas ban mobil, hingga peristiwa nahas lainnya.

Puso nomor polisi P 8096 UX, yang datang dari arah barat menuju timur tersebut, lanjut Suharto tidak bisa menaiki tanjakan. Alhasil, mobil tidak bisa dikendalikan, hingga ekor mobil nyungsep. Untungnya, tidak jatuh ke jurang. Satu orang sopir dan kernet, selamat.

Pantauan Lombok Post, puso mengangkut mesin air, semen, besi dan alat-alat proyek. Para warga membantu menurunkannya, ada juga yang sibuk mengambil foto, sekedar melihat-lihat saja hingga saling bertanya satu sama lain. Kendaraan dari arah Mataram, lalu dari arah Lombok Timur mengurangi kecepatannya.

Kemacetan juga tidak bisa dihindari, tidak ada personel kepolisian yang mengatur lalu lintas. Kecuali, atas inisiatif warga setempat. “Ini kecelakaan perdana, di awal tahun ini. Biasanya, akan menyusul dengan yang lain,” lanjut Suharto lagi.

Yang paling sering terjadi, ungkapnya motor, sudah tidak terhitung berapa kali. “Kalau dari kesaksian para saksi mata yang selamat, jalan di jembatan ini terlihat lurus,” sambung warga lainnya Sapar, terpisah.

Padahal, lanjutnya akses jembatan satu-satunya ini, tikungan. Kalau pandangannya lurus, maka akan menambrak pembatas jembatan. Terkadang, pembatas terputus dan jatuh ke jurang. Sehingga, sudah tidak terhitung juga berapa kali, pembatas jembatan diperbaiki. “Kalau bahasa Sasak nya, simbit,” cetus pria yang kesehariannya sebagai tukang ojek tersebut.

Untuk itulah, pihaknya menyarankan agar setiap pengendara, yang melewati jembatan tersebut, membunyikan klakson kendaraannya, atau membaca ayat-ayat pendek. Dengan harapan, makhluk halus tidak mengganggu. “Kalau pengalaman membantu korban, bisa dikatakan mengerikan. Terkadang sampai terbawa mimpi,” ujar Sapar.(dss/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks