alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Warga Ungga Ancam Segel Kantor Desa

PRAYA-Persoalan di Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah tak kunjung reda. Para tokoh dan kepala dusun (Kadus), mendatangi kantor bupati, kemarin (13/3). Kali ini, mereka mengadukan kepala desa (Kades) setempat, yang dinilai tidak mematuhi keputusan mediasi.

        “Keputusannya, akan mengembalikan posisi perangkat desa seperti semula. Tapi, ini tidak ada,” keluh salah satu tokoh agama desa setempat H Ropii Abdul Hadi.

        Mediasi, beber Ropii digelar, Senin (11/3) kemarin di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Kedua belah pihak sepakat berdamai, berjanji menjaga kondusifitas daerah. Hanya saja, salah satu pihak tidak merealisasikannya.

        Dikhawatirkan, ancam Ropii gejolak sosial masyarakat tidak bisa dihindari. Karena sebagian besar warga, berencana akan melakukan penyegelan kantor desa. Lalu, mengeluarkan mosi tidak percaya dan tidak mengakui keberadaan kepala desa. “Ini bukan ancaman, tapi lihat saja,” tegasnya.

        Sayangnya, kedatangan mereka tidak diterima satu pun pejabat Pemkab. Kendati demikian, mereka berharap Bupati HM Suhaili FT, segera mengeluarkan surat peringatan (SP) kedua. “Mohon bantu lah kami ini,” sambung Kadus Batu Bolong Muhammad Syakur.

        Karena, diakui Syakur tindakan yang dilakukan pimpinannya tersebut, tidak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tiba-tiba main pecat, lalu menunjuk Plt Kadus. Beberapa hari kemudian, dilantik. “Seperti dilempar batu saja rasanya,” keluhnya lagi.

                Terpisah, Inspektur Inspektorat Loteng Lalu Aswatara mengatakan, Desa Ungga merupakan, satu dari empat desa yang telah di audit tim Inspektorat. Proses itulah, yang dijadikan bupati menerbitkan SP. “Keputusan selanjutnya, ada ditangan bupati. Kita tunggu saja,” cetusnya.(dss/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks