alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

83 Desa di Lombok Tengah Diminta Bersiap Hadapi Kekeringan

PRAYA-Warga di 83 desa di sembilan kecamatan di Lombok Tengah diminta mempersiapkan diri menghadapi kekeringan. “Diperkirakan terjadi Agustus-November,” ujar Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng Murdi, Selasa (14/7).

Sembilan kecamatan yang dimaksud yakni Pujut, Praya Barat, Praya Barat Daya, Praya Timur, Jonggat, Praya, Praya Tengah, Janapria, dan Kopang. “Sedangkan tiga kecamatan lain aman,” tandasnya.

Kata dia, sebenarnya Juli ini sudah masuk musim kekeringan. Namun, sampai sekarang tidak ada laporan dari warga atau pemerintah desa yang terdampak.

Kendati demikian, BPBD sudah mempersiapkan diri. Seperti biasa, BPBD bekerja sama dengan dinas terkait akan menyalurkan bantuan air bersih.

Tahun lalu, mereka menyalurkan air bersih mencapai 1 juta liter. Per tangki berisikan 4-5 ribu liter. “Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi juga,” papar Murdi.

Harapannya, mereka ikut turun tangan membantu. Termasuk dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pihak ketiga. Baik menyangkut stok air bersih maupun kendaraan. “Imbauan kami, mohon masyarakat jangan boros menggunakan air bersih. Gunakan lah seperlunya saja,” serunya.

Anggota Komisi II DPRD Loteng Lalu Nursai mengatakan, kekeringan di tempatnya setiap tahunnya pasti terjadi. “Bahkan wajib,” keluh.

Mantan Kepala Dusun Jabon Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat tersebut mengatakan, satu-satunya solusi memutuskan mata rantai kekeringan adalah, membangun sumur bor dalam, bukan sumur bor dangkal. Kemudian mengembalikan fungsi hutan. “Ini sudah sering kami sampaikan,” ujarnya.(dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Kisah Para Korban PHK yang Menolak Menyerah di Desa Sokong

Pandemi Covid-19 membuat banyak warga yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan di Desa Sokong. Tapi, mereka menolak menyerah. Hasilnya kini, mereka bukannya mencari pekerjaan. Malah mereka justru mencipta pekerjaan.

Begini Cara Booking Service Online Via Motorku X

”Caranya sangat mudah, semua hanya dalam genggaman saja,” ucap Marketing Sub Dept Head Kresna Murti Dewanto.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks