alexametrics
Minggu, 19 September 2021
Minggu, 19 September 2021

PPKM Mikro, Pemkab Loteng Tidak Perketat Pintu Masuk

PRAYA-Pemkab Lombok Tengah memutuskan tidak terlalu memperketat pintu masuk. Kendati demikian, langkah antisipasi dan deteksi dini tetap dijalankan. Baik lewat kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, maupun vaksinasi.

“Per hari ini (kemarin) jumlah angka positif di daerah kita sebanyak 22 orang,” kata Bupati HL Pathul Bahri usai mengikuti acara penutupan TMMD Kodim 1620/Loteng di kantor bupati, Rabu (14/7).

Dia meminta, seluruh tenaga kesehatan, pemerintah dan aparat berupaya sekuat tenaga menekan hingga nol persen. Jangan ada lagi yang terpapar. Langkah itu harus dijalankan mengingat Loteng akan menjadi tuan rumah Superbike November mendatang.

“Saya sudah melayangkan surat ke seluruh masjid dan musala juga,” tandas Pathul.

Dia meminta pengurus masjid dan musala ikut mensosialisasikan, mengimbau dan mengingatkan pentingnya protokol kesehatan dan vaksinasi. Selain itu, meminta pengurus masjid berdoa, berzikir dan bersalawat memohon bantuan Sang Maha Pencipta agar bencana non alam Covid-19 segera berakhir.

“Itu sebelum melaksanakan salat lima waktu,” ujarnya didampingi Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan, Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan dan Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho.

Dia berharap, seluruh warga Gumi Tatas Tuhu Trasna mematuhi kebijakan dan aturan yang ada. Jangan sampai ada yang melanggar, karena ini demi kebaikan bersama.

“Untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, kami tim gabungan juga tetap menggelar patroli,” sambung Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho.

Dikatakannya, itu sekaligus patroli penanganan Covid-19. Warga diingatkan jam malam. Aktivitas apapun itu harus berhenti dipukul 20.00 Wita. Jika nekat melewati, maka akan berurusan dengan tim gabungan. Baik dari TNI/Polri maupun Satpol PP Loteng.

Sementara itu, Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan mengatakan, dari 10 kabupaten/kota di NTB, hanya Kota Mataram yang menerapkan kebijakan PPKM darurat. Selebihnya PPKM mikro. TNI/Polri turut serta membantu menjalankan kebijakan yang satu itu secara ketat dan berlapis.

“Dengan harapan penyebaran Covid-19 bisa kita tekan bersama. Mohon kerja sama warga di mana pun berada,” ujarnya. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks