alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Data Bermasalah, Penyaluran Bantuan di Desa Mangkung dan Kateng Ditunda

PRAYA-Penyaluran bantuan pada dua dari 10 desa di Kecamatan Praya Barat ditunda. ”Karena data yang digunakan, tidak mengacu basis data terpadu (BDT),” sesal Plt Camat Praya Barat HL Herdan, Jumat (15/5) lalu.

Kedua desa yang dimaksud meliputi Desa Mangkung dan Desa Kateng. Mereka, diminta segera memperbaiki data. Jika tidak, maka bantuan pangan nontunai (BPNT) sembako, BPNT perluasan, jaring pengaman sosial (JPS) Gemilang, JPS Bersatu, dan bantuan langsung tunai (BLT) tidak bisa disalurkan.

Pemerintah desa wajib mengikuti kebijakan yang berlaku. ”Dari Desa Kateng ada jawaban. Mereka siap mengindahkannya,” ujar pria yang juga juru bicara Tim Penanganan Covid-19 Pemkab Loteng tersebut.

Sedangkan Desa Mangkung sepertinya membutuhkan waktu lebih lama. Kendati demikian, pemerintah kecamatan mendorong sebelum Idul Fitri warga sudah menerima bantuan. ”Karena desa-desa lain di seluruh Loteng, tidak ada masalah. Aman-aman saja,” terangnya.

Dia menambahkan, penyaluran JPS Bersatu dimulai 11 Mei lalu. Per kepala keluarga (KK) mendapatkan uang tunai Rp 600 ribu per bulan, selama tiga bulan.

”Kalau penerima BLT di desa kami ada 502 KK,” imbuh Sekdes Mangkung Lalu Badeni, terpisah.

Hanya saja, setelah ditelusuri ternyata sebagian besar warga Mangkung terkena dampak ekonomi akibat Korona. Dari petani, nelayan, tukang ojek, guru honorer hingga pelaku industri kecil menengah.

Jumlahnya 3.331 KK. Setelah di validasi berkurang menjadi 2.900 KK. Sehingga rencananya BLT akan dibagi rata. ”Sedangkan perbaikan BDT, kami pastikan dipercepat,” janji Badeni.

Prinsipnya pemerintah desa tidak ingin terseret masalah pada kemudian hari. (dss/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks