alexametrics
Selasa, 16 Agustus 2022
Selasa, 16 Agustus 2022

Komisi IV DPRD Loteng Soroti Pelayanan Kesehatan di RSUD Praya

PRAYA-Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya Lombok Tengah mendapatkan perhatian dari dewan.

“Sejak berdiri sampai sekarang masih saja membeda-bedakan pesien kaya dan miskin, masih saja mengutamakan administrasi daripada perawatan dan masih saja menunjukkan muka-muka suram,” kata Anggota Komisi IV DPRD Loteng Adi Bagus Karya Putra pada Lombok Post, Selasa (17/5).

Menurut dia, seharusnya hal-hal semacam itu sudah lama ditinggalkan. RSUD Praya banyak belajar dari RSUD Kota Mataram. Khususnya lagi, bagaimana memberikan kesan pertama pada pasien dan keluarga pasien. Yakni, melempar senyuman, salam dan sapa. “Kita malah sebaliknya,” sindir politisi Partai Demokrat tersebut.

Bagi Bagus, kalau tenaga kesehatan dan tenaga administrasi ramah, maka yang sakit bisa langsung sembuh. Faktanya, keramahan itu hanya diberikan bagi yang dikenal dan bagi yang mampu.

Baca Juga :  Dianggap Rugikan Daerah, DPRD Loteng Minta Harga Sewa Aset Dihitung Ulang

“Sudah waktunya kita berubah, sudah waktunya kita perbaiki diri dan sudah waktunya kita melangkah lebih maju,” papar Bagus.

Karena Gumi Tatas Tuhu Trasna sudah menjadi daerah yang mendunia. Terutama karena MotoGP di sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. “Kalau untuk sarana dan prasarana secara fisik menyesuikan,” pesan Bagus.

Yang terpenting itu, peningkatan sumber daya manusia yang bersifat hospitality. “Yang pasti kami tetap dan terus berbenah,” kata Kabid Pelayanan RSUD Praya dr Basirun, terpisah.

Terutama, kata dr Basirun menyangkut pelayanan kesehatan, dia ingin, begitu ada pesien dan keluarga pasien yang datang, maka tindakan yang pertama adalah langsung memberikan perawatan. “Secara bergiliran SDM di RSUD Praya kita berikan pelatihan,” ujarnya.

Baca Juga :  Polsek Jonggat Tangkap Dua Pencuri Motor, Satu Masih Buron

Hal itu menyangkut bagaimana tata cara menerima pasien dan keluarga pasien, tata cara pelayanan kesehatan hingga hospitality. Terakhir, apakah ada yang komplain atau tidak. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/