alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Jelang MotoGP, 15 Desa Penyangga KEK Mandalika Masih Susah Sinyal

MATARAM-Desa-desa penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika masih ada yang blank spot. ”Ada 15 desa kondisi sinyalnya lemah,” kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB I Gede Putu Aryadi, kemarin (17/2).

Desa-desa itu, tidak sepenuhnya blank spot, hanya sinyalnya yang lemah. Rata-rata hanya memiliki sinyal 2G dan 3G. ”Sehingga tidak bisa digunakan untuk internet,” ujarnya.

Karena itu, Komisi I DPR RI, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan perusahaan jasa telekomunikasi menggelar pertemuan di Jakarta membahas persoalan tersebut. ”Semua jasa telekomunikasi diminta bagaimana agar di tahun 2021 semua sinyal di situ terpenuhi (kuat),” katanya.

Karena sinyal lemah, maka yang didorong adalah perusahaan telekomunikasi. ”Kalau blank spot penuh baru pemerintah yang bertugas membuka akses,” katanya.

Penguatan sinyal ditarget tahun 2021 karena di KEK Mandalika akan digelar event MotoGP. Listrik dan jaringan internet menjadi salah satu kebutuhan. ”Harapannya aktivitas perekonomian di desa pendukung bisa berkembang,” katanya.

Sinyal internet di desa-desa penyangga KEK Mandalika sangat penting. Sebab para tamu yang datang pasti membutuhkan akses internet untuk kebutuhan komunikasi. ”Terutama saat event MotoGP digelar,” katanya.

Para tamu tidak hanya datang menonton balapan, tapi mereka juga akan menikmati tempat-tempat wisata yang menarik di kawasan KEK Mandalika. ”Karena itu kawasan penyangga juga harus kuat,” katanya.

Bila sinyal internet tidak kuat, dikhawatirkan itu akan mengganggu kenyamanan wisatawan dan pelaksanaan balap MotoGP. ”Ketika kapasitas internet di sana tidak kuat, meski sudah 4G itu bisa menyebabkan blank spot,” katanya.

Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi menambahkan, pemprov bersama semua pihak terkait tengah berupaya menyukseskan penyelenggaraan MotoGP. Semua kebutuhan infrastruktur dan kendala di lapangan akan berupaya di selesaikan, termasuk soal sinyal. ”Kita optimis semua berjalan dengan baik,” katanya, usai upacara paripurna NTB gemilang, kemarin.

Sebelumnya, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah menyatakan, proses pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP saat ini berada di trek yang benar. ”Mudah-mudahan bisa kita percepat,” harapnya.

Ia juga berharap event MotoGP benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat NTB. ”Saya tidak mau masyarakat hanya menjadi penonton,” katanya. (ili/r5)

           

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).
Enable Notifications    Ok No thanks