alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Gimana Turis Mau Betah, Wisatawan Liburan Motor Malah Dicuri

PRAYA-Tim Puma Polres Lombok Tengah mulai  membekuk dua pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). “Ini setelah, lama kami cari,” kata Kasatreskrim Polres Loteng AKP Priyo Suhartono, kemarin (18/6).

Kedua pelaku yakni SP dan AS. Keduanya warga Desa Mertak, Kecamatan Pujut. Mereka diciduk di Pantai Seger, Desa Kuta. Korban terakhir mereka adalah Ovchinnikov asal Rusia. Korban tinggal sementara di salah satu vila di Desa Kuta.

Saat itu, korban memarkir kendaraan di Pantai Seger dengan terkunci stang. Korban menikmati keindahan laut Pantai Seger. Begitu akan pulang korban kaget melihat motor jenis Honda Scoppy dengan nopol DR 3956 UD sudah tidak ada lagi. “Kejadiannya 10 Mei lalu, sekitar pukul 17.15 Wita,” beber Priyo.

Berbekal laporan korban, polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi dan mencocokkan laporan kasus kejahatan sebelumnya. Alhasil, ditemukan kecocokan indentitas pelaku.

Atas dasar itulah, pihaknya menetapkan pelaku sebagai daftar pencarian orang (DPO). Hingga pelarian para pelaku tersebut berakhir. Itu setelah, kepolisian mendapatkan informasi di mana mereka bersembunyi. Dari tangan para pelaku disita satu unit motor Honda jenis Scoppy, tiga kunci later T, dan masing-masing satu parang, korek api, satu poket sabu dan alat isap. “Dari pengakuan kedua pelaku, mereka melaksanakan aksinya di beberapa tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Priyo.

Di antaranya, TKP Tanak Beak Desa Kuta dengan satu motor, Pantai Seger dengan lima motor, Batu Kotak dengan satu motor, dan TKP Desa Prabu satu motor.

Terpisah, Wakil Bupati HL Pathul Bahri meminta seluruh camat di Gumi Tatas Tuhu Trasna agar memfasilitasi, mengingatkan, dan mendorong kepala desa (kades), dan lurah menghidupkan lagi ronda malam. Karena akhir-akhir ini di beberapa titik mulai rawan. Sistem penjagaan pos ronda bias melibatkan warga secara bergiliran.

Badan keamanan desa (BKD), badan keamanan lingkungan (BKK), babinsa, bhabinkamtibmas, Satpol PP dan para kepala dusun, dan kepala lingkungan tetap sebagai pembina, pengawas dan penggerak. “Hal ini juga seringkali disampaikan pak bupati. Tolong ini diperhatikan dan dilaksanakan,” serunya. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks