alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

RSUD Praya Klaim Tak Terima Pegawai Titipan

PRAYA-Tahun depan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya akan menerapkan sistem tes bagi yang ingin bekerja sebagai pegawai tidak tetap (PTT). Baik yang memilih posisi sebagai tenaga kesehatan, tenaga administrasi, maupun tenaga keamanan, dan kebersihan. “Sehingga tidak ada lagi main titip-menitip,” tegas Direktur RSUD Praya Muzakir Langkir pada Lombok Post, Kamis (17/11).

Tahun-tahun sebelumnya ada beberapa oknum yang menitip anak, menantu, istri, suami atau keluarga terdekat bekerja di RSUD Praya.

Di satu sisi, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Karena oknum yang dimaksud memiliki posisi, atau pengaruh. Di sisi lain, yang dititip terkadang tidak memiliki kualitas. Kendati demikian, mereka tetap menerima insentif.

Kalau PTT, tahun lalu insentifnya sebesar Rp 250 ribu per bulan. Tahun ini naik menjadi Rp 500 ribu per bulan per orang. Sedangkan tenaga magang tidak mendapatkan apa-apa. Hanya pengabdian saja.

“Ke depan kalau sistem tes, insentif yang kita berikan paling rendah Rp 1 juta per bulan per orang, atau diatas UMK,” papar dokter praktik di Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya tersebut.

Langkah itu disiapkan karena masukan dan kritikan dari Komisi IV DPRD Loteng yang menemukan, beberapa pegawai yang justru kerjaannya main handphone. Padahal jam pelayanan. Ada pula yang tidur-tiduran dan nongkrong. “Sehingga kita akan evaluasi pegawai lama maupun pegawai baru,” ancam Langkir. (dss/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

JPS Mataram Disalurkan Setelah Pilkada

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh patut mendapat dua jempol. Kebijakannya terkait bpenyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap enam patut diapresiasi. “Penyaluran JPS tahap keenam akan dilakukan setelah Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang,” tegas Ahyar, Selasa (25/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks