alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Warga Masih Butuh Bantuan Bedah Rumah

PRAYA-Warga masih membutuhkan bantuan program bedah rumah. ”Itu di desa-desa di Kecamatan Praya Barat dan Kecamatan Praya Barat Daya,” kata Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah HL Sarjana, Sabtu (18/1).

Hal itu disampaikan, saat mendengar keluhan warga Dusun Ngobak, Desa Pelambik, Kecamatan Praya Barat Daya. Di tempat itu, sebagian warga masih tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH). Dinding dari bedek, beratapkan seng, asbes bahkan ilalang, berlantaikan semen dan ada juga tanah seadanya.

Ada juga yang tidak memiliki jaringan listrik. Termanuk minim akses air bersih, dan sarana MCK. ”Warga mudah terserang penyakit,” imbuhnya.

Untuk itulah pihaknya meminta Pemerintah Lombok Tengah turun tangan. ”Saya akan jadwalkan memanggil mereka,” tegasnya.

Pihaknya juga berharap aparatur pemerintah desa tidak tinggal diam. Melalui anggaran pembangunan desa, yang bersumber dari alokasi dana desa (ADD) dan dana desa, pemerintah desa juga harus mengintervensi. Paling tidak 10 atau 20 unit rumah yang di rehab per tahun.

Dia membeberkan ada pula bantuan RTLH Kementerian PUPR RI. Nilainya Rp 17,5 juta per unit. Kemudian dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 29 juta per unit. Sebelumnya total RTLH di Loteng mencapai 32.280 unit. Dari jumlah itu, 5.122 unit sudah diintervensi sehingga masuk kategori layak.

”Tolong pendataan warga miskin penerima bantuan berdasarkan basis data terpadu (BDT),” pesan Sarjana.

”Tahun lalu, pemerintah desa mengalokasikan 20 unit rumah,” jawab Kades Pelambik Jumasah.

Jika tetap seperti itu membutuhkan waktu puluhan tahun menuntaskannya. Dalam kesempatan itu pihaknya mengajak pimpinan dewan mengunjungi rumah yang sudah dibedah. ”Mohon pimpinan dewan membantu rakyatnya yang miskin-miskin ini,” harap Jumasah. (dss/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Tiga Ribu Desa di Indonesia Tanpa Listrik, 11 Ribu Tak Ada Internet

Peresmian Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25 oleh Wapres Ma’ruf Amin di Jakarta kemarin (10/8) menjadi hari bersejarah untuk warga Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. Sebab saat itu juga warga bisa merasakan listrik sekaligus sambungan internet.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks