alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Rumah Rusak di Lombok Tengah Bertambah 3558 Unit

PRAYA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengeh merilis, menemukan tambahan data kerusakan akibat gempa. Jumlahnya, sebanyak 9.000 unit. Data tersebut, hasil validasi Dinas Perkim setempat, di Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara dan Kecamatan Pringgarata.

        “Temuan awal, sebanyak 5.442 unit. Tapi, ada tambahan lagi sebanyak 3.558 unit, sehingga total 9.000 unit,” ujar Kepala BPBD Loteng H Muhamad, kemarin (20/3).

        Untuk itulah, terang Muhamad Pemkab kembali melayangkan usulan bantuan ke pemerintah pusat. Nilainya, sebesar Rp 218 miliar. Itu sudah mencakup kategori rumah rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. “Sudah kita sampaikan, beberapa hari lalu. Lisan maupun tulisan,” ujarnya lagi.

        Secara lisan, bebernya Wakil Bupati HL Pathul Bahri, BPBD, Dinas Perkim dan pimpinan dewan Loteng menghadap ke pimpinan DPR RI, serta sejumlah Kementerian, di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Pemkab membeberkan hasil validasi. Termasuk, progres penanganan pascagempa.

        Sedangkan secara tertulis, lanjutnya sudah dilaporkan secara lengkap, sesuai data dan fakta yang ada. Sementara, persoalan sisa bantuan yang belum ditransfer sebesar Rp 51,4 miliar, sudah ada lampu merah, akan dikirim dalam hitungan hari kedepan. “Kita tunggu saja,” cetusnya.

        Yang pasti, tekan Muhamad penanganan pascagempa tetap berjalan. Target penyelesaian per 12 April mendatang, namun bisa diperpanjang hingga tahun 2020 mendatang. Progresnya, untuk rusak berat sudah berdiri Risha maupun Riko sebanyak 331 unit, dari total kerusakan sebanyak 2.884 unit.

Kemudian, perbaikan rusak sedang dan rusak ringan sebanyak 1.700 unit, dari total 22.123 unit. “Kami merasa pemerintah lamban. Parahnya lagi, penanganannya tidak merata dan menyeluruh,” sambung Anggota Komisi III DPRD Loteng M Tauhid, terpisah.

        Ingat, tegas Tauhid dampak gempa tidak saja menimpa 53 dusun di 22 desa, di tiga kecamatan. Tapi, ada kecamatan lain juga. “Salah satunya, beberapa desa di Kecamatan Kopang,” ujarnya.(dss/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks