alexametrics
Selasa, 16 Agustus 2022
Selasa, 16 Agustus 2022

Rumah Rusak di Lombok Tengah Bertambah 3558 Unit

PRAYA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengeh merilis, menemukan tambahan data kerusakan akibat gempa. Jumlahnya, sebanyak 9.000 unit. Data tersebut, hasil validasi Dinas Perkim setempat, di Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara dan Kecamatan Pringgarata.

        “Temuan awal, sebanyak 5.442 unit. Tapi, ada tambahan lagi sebanyak 3.558 unit, sehingga total 9.000 unit,” ujar Kepala BPBD Loteng H Muhamad, kemarin (20/3).

        Untuk itulah, terang Muhamad Pemkab kembali melayangkan usulan bantuan ke pemerintah pusat. Nilainya, sebesar Rp 218 miliar. Itu sudah mencakup kategori rumah rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. “Sudah kita sampaikan, beberapa hari lalu. Lisan maupun tulisan,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Bocah Empat Tahun di Sukarara Tenggelam di Sumur

        Secara lisan, bebernya Wakil Bupati HL Pathul Bahri, BPBD, Dinas Perkim dan pimpinan dewan Loteng menghadap ke pimpinan DPR RI, serta sejumlah Kementerian, di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Pemkab membeberkan hasil validasi. Termasuk, progres penanganan pascagempa.

        Sedangkan secara tertulis, lanjutnya sudah dilaporkan secara lengkap, sesuai data dan fakta yang ada. Sementara, persoalan sisa bantuan yang belum ditransfer sebesar Rp 51,4 miliar, sudah ada lampu merah, akan dikirim dalam hitungan hari kedepan. “Kita tunggu saja,” cetusnya.

        Yang pasti, tekan Muhamad penanganan pascagempa tetap berjalan. Target penyelesaian per 12 April mendatang, namun bisa diperpanjang hingga tahun 2020 mendatang. Progresnya, untuk rusak berat sudah berdiri Risha maupun Riko sebanyak 331 unit, dari total kerusakan sebanyak 2.884 unit.

Baca Juga :  Sambut MotoGP, AP I BIL Benahi Bisnis Kargo Bandara

Kemudian, perbaikan rusak sedang dan rusak ringan sebanyak 1.700 unit, dari total 22.123 unit. “Kami merasa pemerintah lamban. Parahnya lagi, penanganannya tidak merata dan menyeluruh,” sambung Anggota Komisi III DPRD Loteng M Tauhid, terpisah.

        Ingat, tegas Tauhid dampak gempa tidak saja menimpa 53 dusun di 22 desa, di tiga kecamatan. Tapi, ada kecamatan lain juga. “Salah satunya, beberapa desa di Kecamatan Kopang,” ujarnya.(dss/r2)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/