alexametrics
Senin, 27 Juni 2022
Senin, 27 Juni 2022

Empat Orang Diamankan Polres Loteng saat Tutup Tambang Emas Ilegal

PRAYA-Tambang emas ilegal di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah kembali ditertibkan. Lokasinya di Dusun Gunung Tinggang. Empat orang warga yang mengelola langsung dibawa ke Polres Loteng untuk dimintai keterangan.

“Penertiban kita laksanakan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah Lombok,” terang Kanit Tipiter Polres Loteng Ipda I Wayan Gede Sumarsana, Jumat (20/5).

Keempat orang itu, kata Sumarsana, berinisial AH, K, MO dan LH. Di lokasi ditemukan dua alat berat. Langkah yang dijalankan kepolisian dan BKSDA sebagai jawaban terakhir. Itu setelah, beberapa kali diberikan peringatan. Baik lisan maupun tulisan. Sayangnya, tidak diindahkan.

“Ini sekaligus peringatan bagi yang lain, yang masih menjalankan aktivitas yang sama. Jika masih bertahan, maka kepolisian dan BKSDA akan bertindak tegas,” pesan Sumarsana.

Baca Juga :  Kebut Vaksinasi, Petugas Pancing Warga Pakai Nasi Kotak dan Doorprize

Sementara itu, Kepala BKSDA Wilayah Lombok Lalu Mohammad Fadli menegaskan, warga tidak boleh menambang emas atau tanah uruk. Dengan cara apapun, karena di tempat itu sudah ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam (TWA). Namanya, TWA Tanjung Tampah.

“Mohon kerja samanya,” seru Fadli pada Lombok Post yang ditemui secara terpisah.

Dia menekankan, sejak awal BKSDA sudah mengingatkan warga untuk tidak masuk, menyentuh, apalagi melakukan perusakan TWA. Kalau di luar TWA, maka bukan menjadi tanggung jawab BKSDA.

Bentuknya, lewat sosialisasi, imbauan dan seruan. Hanya saja, masih ada yang nekat. Baik yang menggunakan alat berat hingga galian lubang. Jika tidak cepat ditertibkan, maka akan merusak dan mencemari lingkungan. “Sekali lagi saya tegaskan, dilarang masuk TWA,” tekan Fadli.

Baca Juga :  Sangkep Warige Penentuan Jadwal Bau Nyale Sudah Digelar, Ini Hasilnya!

Lebih lanjut, pihaknya menambahkan sebelumnya kepolisian dan BKSDA juga pernah melakukan penertiban. Lokasinya di Dusun Batu Bintang dan Dusun Bangkang. Hingga sekarang warga sudah meninggalkan dua lokasi tersebut. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/