alexametrics
Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021

Nongkrong tanpa Prokes, Sejumlah Pemuda di Loteng Dibubarkan

PRAYA-Sejumlah pemuda yang tengah asyik nongkrong di beberapa desa di Kecamatan Janapria, Lombok Tengah dibubarkan paksa. Mereka melanggar protokol kesehatan karena tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak.

“Selama itu melanggar, maka tidak ada toleransi, tidak ada tawar menawar. Siapa pun itu,” tegas Danramil 1620-05/Janapria Kapten Inf Suliono pada Lombok Post, Kamis (22/4).

Dijelaskan, aksi itu dilakukan jajaran koramil, Rabu (21/4) malam. Pasukannya menyisir seluruh desa di wilayah Janapria. Hal ini sekaligus untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan.

“Saat kami membubarkan para remaja itu, kami tetap mengedepankan pendekatan humanis,” papar Suliono.

Caranya, mengimbau tidak berkerumunan. Sebaiknya memanfaatkan waktu untuk tadarusan di masjid, musala atau rumah. Namun tetap memperhatikan prokes.

Sementara itu, Kasatpol PP Loteng HL Aknal Afandi menilai, rendahnya kesadaran warga memakai masker di Gumi Tatas Tuhu Trasna membuat tim gabungan kembali menggencarkan operasi yustisi. Yang terjaring pastinya mendapatkan saksi sosial dan sanksi denda.

“Tidak ada kata maaf. Kali ini, kita temukan 10 pelanggar protokol kesehatan,” kata Aknal.

Kata dia, dari 10 pelanggar itu, delapan orang diantaranya dikenai sanksi sosial dan dua orang sanksi denda masing-masing Rp 100 ribu per orang. Operasi digelar di perempatan kampus IPDN Praya. “Secara bergiliran akan dilaksanakan pula disetiap kecamatan,” tegasnya.

Bagi Aknal, langkah itu semata-mata ingin memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Bukan mempersempit aktivitas dan ruang gerak warga.

Untuk itu, pihaknya menyerukan kepada warga jika berkendara wajib memakai masker. Jika tidak, maka siap-siap saja akan terjaring operasi.

“Personel Satpol PP Loteng juga mengawasi kerumunan di sejumlah perbankan di pusat pertokoan Praya,” papar Aknal.

Kata dia, karena di tempat itu selalu ramai pengunjung. Personelnya mengingatkan pengunjung menjaga jarak berdiri, jarak duduk dan mencuci tangan. “Yang tidak memakai masker, disarankan tidak dilayani,” pungkasnya. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks