alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Bukannya Naik, RSUD Praya Justru Turun Level

PRAYA-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya segera mengajukan sanggahan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terhadap rekomendasi yang dikeluarkan. Isinya, rumah sakit berpelat merah tersebut, turun kelas. RS yang sebelumnya bertipe C kini menjadi tipe D.

”Selasa (hari ini) kami akan menyiapkannya. Kemudian, Rabu (besok) kami layangkan ke Kemenkes,” beber Direktur RSUD Praya Muzakir Langkir, kemarin (22/7).

Dia mengatakan, bentuknya berupa formulir yang sudah disediakan Kemenkes. Dokumen yang satu itu, tinggal diisi sesuai petunjukan yang ada. Sebut saja, jumlah tenaga medis dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, apoteker hingga para pegawai administrasi.

Kemudian, jumlah ruang perawatan, alat kesehatan, obat-obatan, ketersediaan air, listrik, kebersihan, keamanan, sarana dan prasarana hingga kondisi keuangan rumah sakit. ”Jika tidak kita lakukan sanggahan, maka kebijakan itu akan diberlakukan,” ujar mantan Kepala Puskesmas Praya tersebut.

Terkait penurunan status itu, Sekda Loteng HM Nursiah mengaku terkejut. Dia meminta, seluruh jajaran rumah sakit segera menyikapinya, jangan ditunda-nunda. Dia mengklaim, kondisi rumah sakit sekarang sudah lebih baik dari tahun sebelumnya.

Khususnya menyangkut sarana dan prasarana. Awal tahun lalu, RSUD meresmikan gedung berlantai lima dengan segala fasilitasnya. Ada ruang rehab medik, instalasi BDRS, Hemodialisa, Endoscopy, ruang bersalin, ruang radiologi, klinik mata, THT, syaraf, penyakit dalam, medical checkup, klinik kulit, kelamin serta ruang ICU. Kemudian, klinik bedah, kebidanan dan kandungan, klinik anak, orthopedi, gigi dan mulut hingga ruang instalasi bedah sentral.

”Dengan kondisi seperti itu, kita malah menginginkan naik tipe, dari tipe C menjadi tipe B. Bukan malah turun tipe,” tegas mantan camat Praya Timur tersebut.(dss/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks