alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Kampung Sehat ala Bonjeruk, Punya Apotek Hidup, Jaga Stamina Lawan Korona

Alam menyediakan segalanya. Termasuk kebutuhan obat-obatan. Desa Bonjeruk di Lombok Tengah membuat inovasi dengan mendorong warga memiliki apotek hidup di lingkungannya. Dengan apotek hidup itulah warga menjaga stamina di masa pandemi Korona.

————-

 

HAL ini mengilhami warga Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah. Warga membuat apotek hidup dengan menanam berbagai tanaman seperti lengkuas, jahe merah, kuncit, kencur, dan sebagainya.

”Apotek hidup Bonjeruk Organik juga membudidayakan berbagai macam jenis tanaman sayur mayur dan budi daya ikan,” terang Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho.

Jumat pekan lalu, di Dusun Batu Jering, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, bersama Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT, Esty melaunching lomba Kampung Sehat di Bonjeruk. Apotek hidup itu menjadi inovasi desa tersebut di tengah pandemi.

Selain bupati, hadir pula Dandim 1620 Lombok Tengah Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, ketua PN Praya, ketua PA Praya, ketua DPRD Lombok Tengah dan kepala SKPD, seluruh camat serta kepala desa.

Keberadaan apotek hidup menjadi keunggulan Desa Bonjeruk sebagai salah satu kampung sehat di Lombok Tengah. ”Dengan adanya kampung sehat seperti ini mudahan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” harap Kapolres.

Selain bisa memanfaatkan tanaman obat, apotek hidup juga menjadi media edukasi bagi warga desa. Membangun pola hidup sehat dan bersih bisa dimulai dari kegiatan berkebun.

Esty menegaskan, kegiatan kampung sehat merupakan salah satu upaya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menyambut tatanan baru. ”Polda NTB berkerja sama dengan Pemprov dan Korem melaunching lomba kampung sehat,” katanya.

Ia berharap lomba kampung sehat merangsang warga aktif melindungi diri dari penularan virus Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah H Suhaili Fadil mengapresiasi program lomba Kampung Sehat Polda NTB. ”Saat ini kita semua harus hidup berdampingan dengan Covid-19 pada tatanan hidup baru,” katanya.

Ia berharap kegiatan itu menginspirasi seluruh desa di Kabupaten Lombok Tengah untuk menerapkan protokol kesehatan. ”Lomba kampung sehat ini menjadi pemicu semangat semua pihak untuk terus kompak dalam memutus penyebaran Korona,” kata Bupati Suhaili.

Nilai Tambah untuk Warga

 

APOTEK hidup Bonjeruk, lahir dari ide Usman. Pria kelahiran Bonjeruk 12 Oktober 1975 inilah yang memprakarsai apotek hidup tersebut. Tentu saja, apotek hidup di Bonjeruk ini bukan diniatkan untuk lomba. Namun, jalan bagi meningkatkan kesehatan warga.

“Juga jalan untuk meningkatkan ekonomi,” katanya.

Hasil apotek hidup itu selain bisa dipakai oleh warga sendiri, juga bisa dijual. Apalagi, semenjak pandemi, sejumlah tanaman herbal yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh harganya melonjak tinggi. Kunyit dan jahe misalnya harganya sempat tembus ke angka Rp 60 ribu per kilogram.

Di samping itu, Usman punya impian lain. Dia ingin agar apotek hidup itu menjadi salah satu keunggulan Desa Bonjeruk, sehingga bisa menjadi salah satu daya tarik wisata. Maklum, Bonjeruk saat ini adalah salah satu desa wisata unggulan di Lombok Tengah.

Sudah lama Bonjeruk kesohor dengan nama besarnya di Lombok. Dalam sejarah Lombok, Bonjeruk memang punya peranan penting. Banyak peristiwa-peristiwa penting terjadi di desa ini, sehingga menjadi salah satu daya tarik wisata. Selain tentu keindahan alamnya.

Usman kini adalah Ketua Kelompok Sadar Wisata Permai, Bonjeruk. Apotek hidup ini memiliki luas 30 are dan mulai dikembangkan semenjak tahun lalu. (dss/r6)

(ili/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks