alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Rutin Razia Masker, Polres Lombok Tengah Jaga Wilayah dari Covid-19

Setiap pukul 17.00 Wita, jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia masker. Menyasar jalan-jalan raya, objek-objek wisata, pasar, pusat pertokoan dan pusat-pusat keramian. Inilah ikhtiar nyata kepolisian menjaga Lombok Tengah dari penularan virus Korona.

————-

 

TAK CUMA personel kepolisian di Polres. Kegiatan yang sama juga dilakukan serentak oleh seluruh jajaran polsek di 12 Kecamatan di Lombok Tengah. Itu sebagai upaya memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Pelaksanaan razia bisa pagi, siang, sore atau malam.

“Tidak ada tanggal merah. Kami tetap bekerja,” kata Wakapolres Loteng Kompol Ketut Tamiana pada Lombok Post, Senin (24/8).

Dia menjelaskan, pihaknya turun bersama personel Kodim 1620/Loteng, Satpol PP Loteng, dan Dinas Perhubungan Loteng.

Sasaran utama razia yakni pemakaian masker. Dari hasil razia, sebagian besar warga kata Wakapolres tidak patuh dan tidak disiplin. Terutama, kalangan muda.

Razia digelar di Alun-alun Tastura Praya dan seputaran jalan raya Masjid Agung. Di dua tempat itu, setiap sorenya selalu ramai pengunjung. Ada yang nongkrong, ada yang olahraga jalan santai, lari, dan bersepeda. Ada pula warga yang berswafoto dan ada pula yang menikmati kuliner para pedagang kaki lima.

Jauh-jauh hari sebelumnya, kepolisian tadinya kata Wakapolres sebatas mengimbau dan menegur saja warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Namun, dalam razia kali ini, sanksi tegas diberikan. Harapannya, agar mereka tidak mengulangi perbuatan yang sama.

“Kami hukum push up sebanyak lima kali dan menghafal Pancasila,” papar mantan Kasatreskrim Polres Loteng tersebut. Dia melihat, kesadaran warga memakai masker saat ini masih sangat rendah. Tidak saja di perkotaan. Tapi di desa-desa di Loteng masyarakat juga begitu. Abai.

Padahal, alat pelindung diri yang satu itu, cukup ampuh menekan penyebaran Covid-19. Untuk itulah, aparat dan pemerintah berkewajiban mengingatkan sekaligus memberikan sanksi.

“Seringkali disampaikan Pak Bupati, mari kita sukseskan lima gerakan pencegahan penularan Covid-19,” seru Tamiana.

Lima gerakan itu yakni menjaga kebersihan, menjaga kesehatan, menjaga aktivitas, menjaga jarak dan tetap memakai masker. Jika lima gerakan tersebut, dijalankan dengan baik dan benar, maka dipastikan Loteng bebas dari Covid-19. Loteng kembali zona hijau.

“Sekarang tergantung dari diri kita sendiri,” tandasnya.

Dia menegaskan, keselamatan diri sendiri memengaruhi keselamatan orang lain. Sehingga mau tidak mau, suka tidak suka protokol kesehatan wajib diindahkan. Siapa pun, di mana pun dan kapan pun. Langkah lain, tetap berkeliling patroli menyuarakan protokol kesehatan.

Secara terpisah, Kapolsek Kuta AKP M Pajri menyebutkan, kegiatan razia juga digelar pihaknya di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Bagi pengunjung yang tidak memakai masker, tidak diperkenankan masuk kawasan.

“Kami persilakan mereka pulang ambil masker. Setelah itu, boleh datang lagi,” kata dia.

Bagi Pajri, langkah itu bukan semata-mata menghakimi. Melainkan upaya menyadarkan warga, agar mereka patuh dan tunduk pada aturan pemerintah. Karena perang melawan Covid-19, menjadi tanggung jawab bersama. (dss/r6)

 

Ikhtiar Jaga Gumi Tatas Tuhu Trasna

 

  • Setiap hari mulai pukul 17.00 Wita, polres menggelar razia masker di tempat-tempat keramaian.
  • Sebanyak 12 polsek ikut mengawal penerapan protokol kesehatan pada saat yang sama.
  • Jika ada warga ditemukan tidak pakai masker dihukum push up, menghafal Pancasila dan dilarang masuk objek wisata.

 

Sumber: Lombok Post

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks