Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Musim Hujan, Permintaan Bantuan Air Bersih di Loteng Tinggi, Ini Sebabnya!

PRAYA-Kendati musim hujan, pengiriman bantuan air bersih untuk warga di sejumlah desa di Lombok Tengah jalan terus. Di bulan ini saja sudah diangka 70 tangki air atau sebanyak 350 ribu liter.

“Ini bukan karena faktor kekeringan. Melainkan, air sumur warga yang kotor dan keruh,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng H Ridwan Makruf pada Lombok Post, Minggu (27/11).

Stok bantuan air bersih di BPBD Loteng sendiri, kata Ridwan, sebanyak 150 tangki atau sebanyak 750 ribu liter. Bantuan dijalankan sejak September, Oktober hingga bulan ini.

Awalnya, BPBD mendapat informasi cuaca kemarau panjang di pertengahan tahun hingga diakhir tahun ini. Itu sebagaimana perkiraan dari Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kondisi seperti itu membuat BPBD bergerak cepat menyiapkan stok air bersih. Hal ini dilakukan karena belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Tapi, ternyata hujan.

Baca Juga :  Masalah Kawasan Prabu Bukan Hanya Tambang

Hanya saja, tidak menjamin kebutuhan air bersih warga bersangkutan. Baik dari sumur-sumur manual, sumur bor hingga air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Praya. Di mana, kondisi sumber air yang dimaksud tidak layak konsumsi. Apalagi, desa-desa yang diterjang banjir.

“Untuk stok air bersih sendiri masih aman sampai Desember mendatang,” papar mantan Kabag Kesra Setda Loteng tersebut.

Bagi warga yang ingin meminta bantuan air bersih, dipersilakan melewati prosedur yang berlaku. Yakni melapor terlebih dahulu ke aparatur pemerintah desa. Setelah itu, pemerintah desa bersurat ke BPBD.

Sementara itu, Plt Direktur Utama PDAM Praya Bambang Supraptomo mengatakan di usia PDAM Praya ke-31 tahun ini, jajaran direksi dan pegawai PDAM Praya memastikan terus berupaya sekuat tenaga memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. “Jadi, kami harus memastikan air bersih tetap tersedia,” tandas Bambang, terpisah.

Baca Juga :  Bruuukkk... Dump Truck dan Mobil Boks Terpental di Jembatan Pemepek

Walau demikian, pihaknya tidak menampik adanya kekurangan dan keterbatasan pelayanan yang diberikan. Untuk itu, pihaknya menyampaikan permohonan maaf. Baik pelanggan, pemkab dan warga pada umumnya. Di mana, ada yang mengajukan penyambungan baru. Namun, PDAM Praya masih belum merealisasikannya lantaran keterbatasan stok air bersih.

Dia berjanji, ke depan PDAM Praya akan mencari sumber-sumber mata air yang baru. Kemudian, mengoptimalkan sumber mata air yang ada saat ini. “Prinsipnya, kami terus berinovasi,” pungkas Bambang yang juga Direktur Umum PDAM Praya tersebut. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks