Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Ada Warganya Tak Kebagian, Kades Jago Loteng Keluhkan BLT DBHCHT

PRAYA-Perwakilan petani tembakau dan buruh tani tembakau di Desa Jago, Kecamatan Praya, Lombok Tengah mendatangi kantor dinas sosial (dinsos) setempat. Mereka mempertanyakan persoalan bantuan langsung tunai (BLT) dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

Kok bisa warga kami tidak dapat,” tegas Kepala Desa (Kades) Jago Deni Wirawan, Senin (28/11).

Padahal, kata Deni para petani tembakau dan buruh tani tembakau Desa Jago sudah puluhan tahun lamanya bergelut di dunia tembakau sejak tahun 1970 silam. Dari sekian banyak dusun yang ada di Desa Jago sendiri, ada dua dusun yang masih menanam tembakau. Yakni Dusun Telagawaru dan Dusun Berembang. Mereka bernaung di dua kelompok yang masing-masing jumlah pengurus dan anggotanya sebanyak 71 orang.

Sedangkan total luas lahan tanam tembakau mencapai 50 hektare (ha). “Mereka ini petani tembakau, sekaligus buruh tani tembakau,” ujar Deni.

Baca Juga :  Sukseskan Pembangunan Kereta Gantung, Pemkab Loteng Diminta Jemput Bola

Kedatangan perwakilan petani tembakau dan buruh tani tembakau tersebut diterima Plt Kepala Dinsos Loteng HL Wiraningsum dan Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Loteng Sirajuddin. “Intinya, kami ke sini (dinsos) karena kelurahan warga kami. Ini baru perwakilan yang datang,” lanjut Kepala Dusun (Kadus) Telagawaru Ahmad Ziadi, di tempat yang sama.

Jika tidak ada kejelasan, pihaknya mengancam akan membawa seluruh petani dan buruh tani tembakau. Tidak saja mendatangi kantor Dinsos Loteng. Tapi, kantor Dinas Pertanian (Dispertan) Loteng, bahkan bupati.

“Kok bisa Kelurahan Prapen justru ada yang dapat BLT DBHCHT. Kami yang jelas-jelas ada lahan tembakau malah tidak ada sama sekali,” sesal Ziadi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinsos Loteng HL Wiraningsum mengatakan, pendataan penerima BLT DBHCHT bukan menjadi kewenangan dinasnya. Melainkan, tim. Itu dari Dinsos Loteng, Dispertan Loteng, Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) Loteng, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Baca Juga :  Tak Sumbang PAD, Pemkab Loteng Ajak Warga Perangi Rokok Ilegal

Kemudian yang terakhir bagian Ekonomi Sekda Loteng. “Dari tim itulah, munculkan jumlah penerima BLT DBHCHT, siapa dan di mana,” ujar Wiraningsum.

Berikut, kata Wiraningsum dari tim itu juga ditentukan syarat-syarat penerima bantuan. Yakni, buruh tani tembakau, buruh pabrik tembakau, buruh pabrik tembakau yang menerima pemutusan hubungan kerja (PHK) dan warga yang tidak pernah menerima bantuan sosial apapun.

“Dari empat kriteria itu, hanya tiga yang disampaikan dan diusulkan pemerintah desa,” tandasnya. Hasilnya, ada 60 desa di 10 kecamatan yang memenuhi kriteria. Dengan jumlah penerima sebanyak 5.376 orang.

Jadi, kata Wiraningsum untuk Desa Jago sendiri sepertinya tidak bisa direalisasikan. Karena penyaluran yang ada sedang berlangsung. “Mudah-mudahan bisa kami perjuangkan untuk tahun depan. Tapi, dari sekarang diusulkan saja,” pesannya. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks