alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020

Karantina Usai, 63 Jamaah Tablig di Lombok Tengah Sehat dan Bebas Korona

PRAYA-Sedikitnya 63 jamaah tabligh klaster Gowa bisa berkumpul bersama keluarga tercinta lagi. Mereka telah melewati masa karantina. ”Dan pemeriksaan kesehatan, hasilnya negatif,” kata Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT, Rabu (29/4).

Mereka dikarantina di salah satu tempat di Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat. Sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing, semuanya menjalani rapid test dan swab test terlebih dahulu. Hasilnya negatif Covid-19. Kendati demikian, mereka tetap diminta melakukan karantina mandiri selama 14 hari kedepan.

Oleh pemerintah, mereka dikumpulkan di halaman eks kantor bupati. Ada pengarahan dari Bupati HM Suhaili FT. Semuanya diminta ambil bagian, menjadi garda terdepan menyampaikan imbauan terkait Korona.

Caranya tetap mematuhi aturan pemerintah. Jangan sampai melanggar. ”Sekarang saudara semua menjadi duta Covid-19. Tolong bantu pemerintah,” seru Suhaili, di hadapan Sekda Loteng HM Nursiah, Kapolres Loteng AKBP Budi Santosa dan sejumlah pejabat Pemkab Loteng.

Dia menekankan, penanganan Korona ini harus dimulai dari tingkat kepala keluarga (KK). Sedini mungkin harus melakukan upaya pencegahan penularan Korona. Caranya untuk sementara waktu, jangan ke luar rumah untuk hal yang tak mendesak. Jika terpaksa, wajib  menggunakan masker.

Setelah itu, mencuci tangan menggunakan sabun. Jika itu diterapkan dengan disiplin, maka dipastikan Gumi Tatas Tuhu Trasna bisa melewati masa sulit ini.

”Lebih baik kita mencegah, daripada sudah terjadi,” sambung Kapolres Loteng AKBP Budi Santosa.

Pencegahan itu, pesan dia dimulai dari hal yang terkecil saja. Yaitu penggunakan masker. Diingatkan, Virus Korona, cepat sekali menular. Pemerintah kecamatan dan pemerintah desa/kelurahan, tidak boleh bosan-bosan mengingatkan warganya. ”Karena kalau sudah terjadi, maka berlipat-lipat tenaga dan materi kita keluarkan,” ujar Budi. (dss/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Novi dan Dinasti Politik Zulkieflimansyah di Sumbawa

Dewi Noviany membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik di NTB. Adik kandung  Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu mengklaim proses pencalonannya telah melalui mekanisme penjaringan parpol yang adil.

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks