Lombok Post--InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memastikan para pengunjung yang akan menuju Sirkuit Internasional Mandalika tidak perlu khawatir.
Sebab pihaknya telah menyiapkan sejumlah peta raksasa atau Giant Map yang mengarahkan mereka menuju sirkuit disesuaikan dengan tiket yang telah dibeli.
“Ini kita pasang untuk mengatur dan memberikan informasi pada seluruh pengunjung dan masyarakat agar mereka bisa menonton MotoGP dengan aman dan nyaman,” kata Chairman MotoGP Mandalika 2024 Troy Reza Warokka.
Sebagai persyaratan menonton dengan aman dan nyaman ini, lanjut dia, maka diperlukan rekayasa lalu lintas untuk mengatur kedatangan penonton.
Begitu pun ketersediaan kantong-kantong parkir kendaraan sudah dipersiapkan.
Seperti pada berita sebelumnya, setelah pengunjung memarkirkan kendaraan, mereka menuju halte bus dan menunggu shuttle bus untuk dijemput menuju Sirkuit Mandalika.
“Sehingga manajemen keramaian penonton ini sudah kami atur sedemikian rupa dan lebih baik dari sebelumnya,” terangnya.
Pantauan Lombok Post, sejumlah Giant Map terpasang di bundaran Bandara Lombok, bundaran Sunggung Mandalika dan bundaran Kuta.
Dalam peta ini mencantumkan lokasi-lokasi parkir bagi pengunjung sesuai tiketnya. Serta mencantumkan posisi stand UMKM hingga halte dan shuttle bus.
Ketika pengunjung berada diposisi bundaran BIZAM, peta mengarahkan pengunjung menuju Gate 1 dan Gate 2 melintasi jalan bypass BIL menuju bundaran Sunggung.
Sedangkan pengunjung Gate 3 akan melintasi jalan raya Sengkol-Kuta menuju bundaran Kuta.
Pengunjung yang menuju Gate 1 terdiri atas VIP Premiere, VIP Lounge, VIP Deluxe, Observation Deck, parkir dan shuttle bus, Grandstand A, B, C, H. Pengunjung yang menuju Gate 2 terdiri atas VVIP Bukit 360, UMKM Gate 2, parkir dan shuttle bus, Grandstand D, E, F, G dan General Admissions. Sedangkan pengunjung Gate 3 terdiri atas Redemotion Ticket, UMKM Gate 3, parkir dan shuttle bus, Grandstand I, J, K.
Setelah pengunjung memarkirkan kendaraan, mereka pun menuju halte bus untuk berangkat ke sirkuit menggunakan shuttle bus.
Dimana ITDC berkolaborasi dnegan Perum Damri Mataram untuk mengangkut penonton.
Damri menyiapkan sebanyak 161 armada, rinciannya 155 bus medium dan enam mobil Hiace. Armada hanya beroperasi di dalam KEK Mandalika selama ajang balapan.
“Saya tekankan agar Damri menyiapkan kendaraan yang berkualitas bagus dan baik, karena ini ikut menggambarkan wajah keramahtamahan Indonesia, khususnya Lombok, NTB,” sebut Troy.
Sementara dari sisi balapan, diakui sudah rampung dan berjalan lancar.
Mulai dari kedatangan pembalap, logistik balapan, hingga persiapan homologasi lintasan menjelang balapan nanti.
“Pembalap sudah tiba, pesawat kargo logistik sudah lengkap, kita optimis persiapan balapan semakin matang. Tinggal homologasi ini, kita doakan semoga lancar,” sambung Direktur Operasi ITDC Wenda R Nabiel. (ewi)
Editor : Kimda Farida