LombokPost-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Selong-Praya mendorong keterlibatan BUMN dan BUMD dalam mendukung program Universal Health Coverage (UHC) di Lombok Tengah.
“Kita harapkan ada banyak pihak-pihak ikut sharing, berkontribusi karena jaminan kesehatan ini seharusnya menjadi tanggung jawab bersama,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong-Praya Elly Widiani kepada wartawan, Jumat (19/12).
Elly menjelaskan, program UHC kembali dilanjutkan melalui kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Pemkab Loteng. Program tersebut berlanjut karena posisi UHC Lombok Tengah berada pada kategori UHC Prioritas.
Artinya, daerah telah memenuhi cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan sebesar 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta di atas 80 persen.
“Untuk Lombok Tengah sudah berada pada 99,45 persen, dengan persentase peserta aktif 83 persen,” katanya.
Selain Pemkab Loteng, kata dia, sejumlah pihak mulai turut mendukung melalui skema pembiayaan bagi peserta BPJS Kesehatan yang tidak mampu.
Di Lombok Tengah, sedikitnya seribu orang tidak mampu telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan melalui pola sharing tersebut.
“Ada Baznas seribu orang, dan tiga rumah sakit ikut sharing seperti Rumah Sakit Yatofa, Rumah Sakit Adikarsa, dan Rumah Sakit Cahaya Medika masing-masing 100 orang tidak mampu di sekitarnya,” terang Elly.
Editor : Akbar Sirinawa