LombokPost - Karnaval Siyu Putri sukses memukau ribuan pasang mata di kawasan Kuta Beach Park The Mandalika, Lombok Tengah, Jumat (6/2).
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian pembuka Festival Pesona Bau Nyale yang puncaknya akan digelar di Pantai Seger, Sabtu malam (7/2).
Pembukaan karnaval berlangsung semarak dengan peragaan Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah yang didampingi jajaran Dinas Pariwisata.
Usai prosesi pembukaan, perhatian publik langsung tertuju pada iring-iringan seribu putri Mandalika yang tampil anggun dan mempesona, berjalan menyusuri area pantai dengan balutan busana adat Sasak yang beragam dan sarat makna budaya.
Setiap kecamatan di Lombok Tengah mengirimkan puluhan putri terbaiknya untuk ambil bagian dalam karnaval ini.
Aneka ragam pakaian adat, mulai dari lambung hingga songket khas Sasak, menambah warna dan kekayaan visual sepanjang jalannya karnaval.
Semakin semarak, rombongan putri diiringi tabuhan Gendang Beleq yang menggema, menciptakan suasana sakral sekaligus meriah.
Tak hanya itu, atraksi peresean yang diperagakan oleh siswa sekolah dasar turut menyedot perhatian penonton, menampilkan semangat pelestarian budaya sejak usia dini.
Pantauan Lombok Post, antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Warga memadati kawasan Kuta Beach Park untuk menyaksikan karnaval, tak ketinggalan wisatawan mancanegara yang tengah berlibur di Pantai Kuta Mandalika.
Mereka tampak terpukau, mengabadikan momen lewat kamera dan ponsel, menikmati suguhan budaya khas Lombok yang dikemas atraktif.
“Karnaval Siyu Putri menjadi bukti kuatnya komitmen Lombok Tengah dalam menjaga tradisi sekaligus mempromosikan pariwisata budaya, menjelang malam puncak Festival Pesona Bau Nyale yang selalu dinanti setiap tahunnya,” ucap Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri dalam sambutannya.
Pathul mengaku, karnaval Siyu Putri berpindah-pindah lokasi untuk mencari suasana baru. Bila tahun lalu di Kota Praya, kini berada di bagian timur Kuta Beach Park The Mandalika.
“Karena perlu menemukan pola karnaval yang lebih tepat bagi generasi selanjutnya, oh ternyata disini lebih ramai, disini lebih punya dampak positif,” kata Pathul.
Pathul menyoroti, dalam iring-iringan karnaval turut ambil bagian para general manager hotel yang tergabung dalam Mandalika Hotel Association. Ditambah hadirnya para wisatawan asing yang turut menyaksikan.
Pathul berharap karnval bisa menjadi bagian paket wisata yang ditawarkan MHA kepada wisatawan.
“Kita undang agar mereka bisa melihat, oh ini (Karnaval Siyu Putri) bisa menjadi bagian paket wisata,” tutup bupati.
Editor : Marthadi