alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Menikmati Matahari Terbit di Pantai Labuhan Haji

Pantai Labuhan haji menjadi tempat favorit menikmati matahari terbit. Meski tak ditata, masyarakat selalu berbondong-bondong menghabiskan pagi di akhir pekannya di sana. Tapi sayang, kini pantai tersebut seperti tempat pembuangan sampah (TPS). Usaha pemuda dan pedagang membuat tempat berswafoto jadi sia-sia belaka.

Fatih Kudus Jaelani, Lombok Timur

============================

Jumat yang cerah. Langit pagi nampak bersih diterpa sinar matahari yang perlahan muncul dari ufuk timur. Pedagang kaki lima di sepanjang pantai sudah menyiapkan jualannya. Air dipanaskan. Tikar digelar. Areal sekitar tempat duduk yang disiapkan dibersihkan.

Sayangnya, usaha membersihkan areal jualan sia-sia belaka dengan pesisir yang nampak seperti TPS. Sampah tersebut melebar sekitar tiga meter ke arah pantai. Ombak kecil menggerakkannya secara perlahan. Tapi tak menyeretnya penuh. Bila dimasukkan ke dalam truk, mungkin akan nampung lima sampai sepuluh truk. Sebabnya di sepanjang pesisir pantai, sampah terlihat menumpuk.

Ramli, salah seorang pedagang di sana menerangkan jika ia tak bisa berbuat apa-apa untuk membersihkan sampah tersebut. “Sekarang kita bersihkan, besok pagi datang lagi. Karena ini semua datangnya dari sungai,” terangnya.

Ia mungkin tak terlalu mengetahui penyebab pastinya. Tapi dugaannya tersebut masuk akal. Masyarakat yang entah di mana membuang sampah ke sungai, yang jadi korban adalah pantai. Belum lagi melihat persoalan yang ditimbulkan akibat pencemaran lingkungan laut. Terlalu banyak yang dikorbankan oleh buruknya kesadaran masyarakat kita.

Sementara itu, Kirom, salah seorang warga Selong yang pagi itu datang menikmati sunrise memilih tak lama. Ia menerangkan, keindahan matahari terbit sirna dengan adanya sampah tersebut. “Ini bukan menikmati sunrise, tapi mencium aroma TPS di pinggir pantai,” keluhnya.

Ia pun bertanya-tanya, ke mana pemerintah dalam urusan sampah tersebut. Ia mengetahui, sampah itu tak hanya terlihat di pagi Jumat yang cerah. Melainkan hampir setiap hari. Sudah berbulan-bulan lamanya juga. “Ini dinas kebersihannya tidur ya,” tanyanya saat dimintai berkomentar oleh koran ini.

Sejauh yang penulis koran ini perhatikan, kondisi sampah tersebut terletak tepat di pesisir sebelah kiri dermaga Labuhan Haji. Namun jangan salah, sampah juga menumpuk di bagian sebelah kanannya. Bisa dikatakan, sampah telah mencemari sepanjang pantai labuhan haji.

Sementara tak ada upaya menyaring sampah dari hulu yang mengucurkan air sungai ke laut. Sebab tanpa itu, percuma saja mengangkut sampah yang bejibun di pinggir pantai hari ini. Sebab keesokan harinya, sampah akan datang lagi di malam hari. “Lalu semua kita akan menyaksikannya bersama matahari terbit. Ini menyedihkan,” kata Kirom.

Ia pun berseloroh, jika tahun ini Lotim mendapat gelar adipura, maka itu bukan gelar, melainkan penghinaan. “Karena yang tepat itu, Lotim mendapat piala adipura-pura. Pura-pura bersih, pura-pura bekerja,” celotehnya. (*/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Memenangkan Pilkada dengan Survei

ADALAH sahabat saya satu almamater, Denny JA, yang pertama kali memopulerkan survei untuk pemilihan umum melalui lembaganya yang bernama Lingkaran Survey Indonesia.  Baik untuk pemilihan Presiden, pemilihan kepala daerah, ataupun pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Kisah Wenri Wanhar, Lima Tahun Kaji Sejarah Borobudur

Borobudur bukan sekadar mahakarya untuk wisata atau ber-selfie ria. Tapi, secara tersembunyi merekam ajaran dan teknologi masa lampau. Wenri menemukan ajaran dan teknologi itu tersebar di pelosok Indonesia.

Lomba Kampung Sehat NTB Bangkitkan Semangat dan Kekompakan

WAKAPOLDA NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza mengunjungi dua Kampung Sehat di Sumbawa. Yakni Kampung Sehat Lingkungan Maras, Kelurahan Samapuin, di Sumbawa Besar, dan Kamung Sehat Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, di Pulau Moyo.

Pelibatan Tiga Pilar, Kunci Teggakkan Protokol Kesehatan

PENEGAKAN protokol kesehatan terus dimaksimalkan Polres Lombok Barat. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran tiga pilar.

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks