alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Diduga Gara-Gara Tak Dibelikan HP, Murid SD di Masbagik Nekat Gantung Diri

SELONG-Hairudin, 70 tahun warga Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik terkejut saat menemukan putri bungsunya tak bernyawa dalam keadaan leher terikat kain. Putrinya, Nisa Sapitri, 11 tahun, siswi SDN 2 Lendang Nangka diduga gantung diri menggunakan kain dan pakaian gamis berwarna biru miliknya sendiri. “Tepat di dalam kamar ini,” kata Hairudin kepada Lombok Post, kemarin (1/8).

Kejadian nahas tersebut terjadi pada Rabu (31/7) siang lalu. Sekitar pukul 13.00 Wita, Hairudin yang baru pulang bekerja tak habis pikir melihat apa yang disaksikannya. Ibu korban Rauhun juga tak kalah kaget. Kata Hairudin, tak ada tanda sedikitpun jika putrinya akan mengakhiri hidup seperti itu.

Di pagi Rabu itu, Nisa tak enak badan.  Kata Hairudin, mendapat kabar putrinya pusing, ia pun memperbolehkan anaknya untuk tidak berangkat ke sekolah. Namun meskipun sakit, kata Hairudin, Nisa malah naik ke atap seng rumahnya. Di sana ia membersihkan daun-daun yang berjatuhan. Lalu mengambil nasi dan makan di sana. “Piringnya masih di atas atap,” kata Hairudin menggunakan bahasa Sasak.

Rauhun merupakan seorang buruh pengangkut pasir. Di saat ia sendiri di dalam rumah dari pagi sampai siang, tak ada yang menyangka, Nisa mengakhiri hidupnya. Hairudin yang pertama kali menemukan putrinya dalam keadaan tak bernyawa bersaksi, kalau Nisa memang benar ditemukan dalam keadaan gantung diri.

Lebih lanjut, Hairudin menerangkan, jika Selasa (30/7) malam, Nisa sempat meminta kepada orang tuanya untuk dibelikan handphone (HP). “Mungkin ia mau seperti teman-temannya,” katanya.

Kata Hairudin, ibunya telah menyanggupi akan membelikannya HP. “Saya tidak tahu kenapa ini bisa terjadi. Saya sedih sekali,” kata Hairudin menahan tangisnya.

Kapolsek Masbagik Kompol L Sugiartha mengatakan, setelah ditemukan tak bernyawa, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Lendang Nangka. “Dari keterangan dokter di sana, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik dari luar, atau pun kekerasan seksual,” kata L Sugiartha.

Menurut Sugiartha, memang pihaknya ingin membawa jenazah ke RSUD Selong untuk diotopsi. Akan tetapi kedua orang tua korban tidak menginginkan hal tersebut. Dan mengikhlaskan kepergian putrinya sebagai musibah yang mesti diterima.

Kepala Sekolah SDN 2 Lendang Nangka Bq Hilmiah mengatakan, korban merupakan siswa yang baik dan ceria. Setiap hari berkomunikasi dengan teman-temannya. “Sebelum kejadian ini ia selalu ceria. Tidak pernah terlihat ada masalah serius,” kata Hilmiah. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks