alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Jukir RSUD Selong Tetap Tolak Pihak Ketiga

SELONG-Pihak-pihak yang bersinggungan dalam persoalan parkir RSUD dr R Soedjono Selong sampai saat ini belum menemukan titik temu. Baik antara pihak pengelola dengan rumah sakit, rumah sakit dengan juru parkir (jukir), apalagi jukir dengan pihak ketiga, PT Rinjani Perwira Prima.

Sebelumnya, Plt Direktur RSUD dr R Soedjono Selong dr Hasbi Santoso telah memastikan akan mengakomodir permintaan jukir. Akan tetapi jukir sendiri berkata lain.

Koordinator jukir RSUD Selong Zulfahmi menerangkan, jika pihaknya tak lagi meminta realisasi 24 pekerja dan honor standar UMK. “Kalau itu dipastikan dulu, mungkin kami mau. Tapi sekarang kami telah memutuskan untuk tetap menolak kehadiran pihak ketiga,” kata Zul kepada Lombok Post, kemarin (2/8).

Menurut Zul, pihaknya tak ingin melihat lagi perusahaan yang mengelola parkir tersebut. Mungkin banyak faktor yang menyebabkan keputusan itu hadir. Salah satunya adalah trauma pada pihak ketiga sebelumnya yang telah menelantarkan mereka.

Penolakan itu, kata Zul akan dibarengi dengan keinginan untuk mengelola parkir itu sendiri. Jika selama ini pihaknya menyetorkan Rp 18 juta per bulan, maka kali ini, ia berani menyetor Rp 700 ribu per hari atau Rp 21 juta per bulan. Artinya, Rp 3 juta lebih tinggi dari yang berani disetorkan pihak ketiga.

Zul menerangkan, hal itulah yang ingin ia sampaikan langsung kepada Bupati Lotim HM Sukiman Azmy. Keinginan bertemu bupati sebenarnya telah lama dilakukan. Akan tetapi pihaknya selama ini tak pernah diberi kesempatan untuk bertemu. Kata Zul, sudah seringkali ia memasuki kantor orang nomor satu di Lotim itu. “Tapi saya diputar-putar ke sana ke mari,” jelasnya.

Sebelumnya juga Plt Direktur RSUD Selong dr Hasbi Santoso mengatakan jika pihaknya akan menyelesaikan kontrak kerja dengan 24 jukir. “Saya ingin memastikan mereka mendapat kontrak satu per satu dengan gaji standar UMR,” jelasnya. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks