alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Selama 2019, Polisi Tangkap 79 Pelaku 3C

SELONG-Polres Lotim menunjukkan upaya maksimal menangani kasus curas, curat, dan curanmor (3C). Selama 2019, 64 laporan berhasil diungkap. “Total 79 tersangka kami tangkap,” kata Kapolres Lotim AKBP Bagus Winarta, kemarin (2/12).

Dari jumlah itu, 18 tersangka ditahan di Polres Lotim. Tiga tersangka anak telah dilimpahkan dari Balai Paramitha ke Kejari Lotim. Sebanyak 58 tersangka lainnya juga sudah dilimpahkan ke Kajari Lotim. “Tahap II,” jelas Bagus.

Dari tangan para tersangka, pihaknya berhasil menyita 119 barang bukti. Ada 82 kendaraan roda dua, 10 kendaraan roda empat, dan 2 unit kendaraan roda enam. Ada juga barang curian, mesin kapal, laptop, tas, dan handpone. “Ada juga senjata yang digunakan para pelaku saat beraksi,” jelas Bagus.

Keberhasilan ini menunjukkan adanya peningkatan pengungkapan kasus. Bagus menjelaskan, beberapa pelaku yang tertangkap merupakan buronan dan spesialis 3C. Tak sedikit dari mereka yang merupakan residivis.

Jelang akhir tahun, Bagus mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Tidak sedikitnya kasus pencurian yang terjadi di permukiman. Terutama pada jam malam. “Masyarakat bisa mengoptimalkan adanya ronda malam,” ajaknya.

Kapolres juga berharap masyarakat segera melaporkan jika kehilangan. Jangan sampai termakan oleh pelaku yang meminta tebusan. “Lapor saja, jangan takut,” pintanya.

Kasatreskrim Polres Lotim AKP I Made Yogi Purusa Utama menerangkan, dibanding 2018, jumlah laporan polisi (LP) 2019 turun. Namun pengungkapan justru meningkat signifikan di banding tahun sebelumnya.

Tahun 2018 terdapat sekitar 800 LP dengan pengungkapan sekitar 15 persen. Tahun 2019  menurun  menjadi sekitar 600 LP. “Dari jumlah itu, kita sudah ungkap sampai 80 persen,” jelas Yogi. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks