alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Perjuangan LM Rajabul Akbar, Penyulap Dasan Lekong Jadi Desa Terbersih di Lotim

Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia terkenal dengan persoalan kebersihan lingkungannya. Siapa yang tak mengenal aroma kotoran ayam di Jembatan Dasan Lekong. Stigma itulah yang membuat Kades Akbar tertantang untuk merevolusi kebersihan desanya.

Fatih Kudus Jaelani, Lombok Timur

============================

LM Rajabul Akbar dilantik sebagai Kades Dasan Lekong pada Februari 2018. Tapi keinginan menyapu bersih persoalan kebersihan lingkungan di desanya sudah ada jauh sebelum ia duduk di kursi kades. Lelaki kelahiran 5 Agustus 1973 itu telah lama mengidamkan desanya terbebas dari sampah.

“Ya, ini desa tua. Bagaimana bisa persoalan sampah saja diselesaikan begitu lama,” katanya kepada Lombok Post.

Dengan mengantangi otoritas kebijakan, bulan Ramadan 2018 lalu, ia memulai melakukan sosialisasi gerakan bank sampah ke masyarakat. Tentu tak mudah mengajak delapan ribu lebih warga dari tujuh dusun dan 2.780 KK.

Pria yang akrab disapa Miq Apeng itu menceritakan jika yang pertama kali dilakukan adalah mengajak masyarakat mengolah sampah. Sampah organik dan nonorganik. Itu saja. Tak lebih dan tak kurang. Namun dua kata itu tak semudah menyebutkannya ketika diterapkan.

Menurut dia, tak mungkin mengundang warga ke kantor desa. Sebab ia tahu, warganya harus bekerja mencari nafkah. Oleh sebab itu, ia pun memulainya dengan turun langsung ke dusun-dusun. Waktu ibadah salat subuh berjamaah dilakukan sebagai momen yang tempat. Ia meminta waktu untuk memberikan kultum. Bukan membahas syariat Islam, namun ia mengajak warga beriman dengan mengajak warga menjaga kebersihan.

Dalam cera mah itu juga, kata Akbar, disusupkan ajakan untuk mengolah sampah. Di mana sampah itu dapat memberikan dampak ekonomis untuk masyarakat. “Di beberapa tempat saya sampai diteriaki. Karena saya mengajak mereka mengolah sampah dengan ceramah,” kenangnya.

Metode belusukan dari musala ke musala terus dilakukan. Di samping itu, dia juga mengajak karang taruna dan para pemuda sebagai laskar bank sampah. Alhasil, dalam waktu singkat, kini masyarakat bisa mengumpulkan sampah organik dan nonorganik. “Bau yang ditimbulkan di jembatan juga sudah mulai berkurang,” katanya.

Apa yang dilakukan Miq Apeng mungkin terdengar sederhana. Tapi menurut dia, turun salat berjamaah ke masjid dan musala di setiap dusun merupakan cara ampuh untuk mendekati masyarakat. Ia menerangkan, kepala desa di wilayah tetangga hampir tak pernah melakukan itu.

“Saya pikir terlalu lama dan manja jika menyelesaikan persoalan sampah sampah bertahun-tahun,”  katanya. (bersambung/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks