alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Sembilan Tahun, Berat Raudatul Hanya Tujuh Kilo

SELONG-Kasus gizi buruk masih menghantui Lombok Timur. Buktinya, Raudatul Jannah, 9 tahun, warga Dusun Tanak Betian, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba hanya memiliki bobot 7 kg. Kini bocah malang itu sudah mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr R Soedjono Selong

Salbiah, ibu dari Raudatul mengatakan, tak pernah berani membawa anak semata wayangnya berobat. Itu karena dia tak memiliki biaya. “Untuk makan sehari-hari saja susah,” katanya kepada Lombok Post di IGD RSUD dr R Soedjono Selong, kemarin (4/3).

Salbiah mengungkapkan, sejak lahir Raudatul sudah memiliki kelainan. Setiap bulan ia membawa puterinya ke posyandu. Akan tetapi tak pernah mendapat perhatian khusus. Kata Salbiah, tak pernah ada yang menawarkan bantuan untuk mengobati penyakit yang diderita puterinya. Sampai pada suatu hari ia meminta bantuan ke Brigadir Agus Salim yang bermukim di Suela.

“Setelah ke pak Agus, barulah ada bantuan. Saya pun diminta membawanya ke rumah sakit. Ini saja semoga tidak bayar,” kata Salbiah sembari menggendong Raudatul yang menangis menahan sakitnya infus ditangannya.

Selama ini, Raudatul sering dibawa berobat ke dokter. Hal itu jika ia mengalami demam atau sakit di tubuhnya. Namun untuk perawatan lebih lanjut, tak pernah ada perhatian. Salbiah yang hidup sebatang kara tanpa suami juga tak bisa berbuat banyak. “Suami saya sudah meninggal. Saya tidak tahu harus melakukan apa,” terangnya.

Sementara,Brigadir Agus Salim menerangkan, berdasarkan keterangan dari dokter yang menanganinya, Raudatul mengidap penyakit marasmus. Penyakit ini bisa dikatakan gizi buruk juga. Ia menerangkan, berat badan Raudatul hanya 7 kg. “Akibat penyakit itu juga, wajahnya jadi terlihat menua,” kata Agus.

Kata Agus, begitu Salbiah memberitahukan kondisi anaknya, ia langsung mengirim gambar dan kondisi Raudatul ke Bupati Lotim. Alhasil semua bergerak cepat. Kadus, pemdes setempat segera turun tangan. Raudatul juga mendapat bantuan dari Polres Lotim. Bantuan tersebut diberikan saat Raudatul mendapatkan perawatan di IGD. “Katanya Baznas juga akan datang,” kata Agus. (tih/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Kampung Sehat, Warga Desa Setanggor Semangat Gotong Royong

GAIRAH warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat sedang menggebu-gebu untuk mewujudkan lingkungan mereka yang bersih dan sehat. Karena itu, jangan heran manakala menemukan semangat gotong royong masyarakat di desa ini sangat tinggi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks